Ringkasan:
Order satuan setiap minggu bisa membuat biaya pengiriman sulit dikendalikan, terutama jika ada biaya tambahan dan pemesanan dilakukan mendadak.
Menggabungkan beberapa tujuan, merencanakan jadwal, dan memilih waktu pengiriman yang tepat dapat membantu menekan biaya operasional.
Jika frekuensi dan volume pengiriman semakin tinggi, bisnis UMKM juga dapat mempertimbangkan Lalamove+ untuk mengatur kebutuhan armada rutin.
Sebagai pebisnis, Anda pasti menyadari betapa besar waktu dan energi yang harus Anda keluarkan untuk mengurus keperluan logistik. Namun, tahukah Anda, kini Anda tak perlu lagi melanggengkan cara lama dengan memesan layanan pengiriman secara manual?
Dengan Lalamove, Anda bisa menggabungkan beberapa pengiriman dalam satu kali perjalanan yang telah memiliki jadwal rutin tersendiri. Tentunya, cara ini bisa membuat pola pengiriman Anda menjadi lebih efektif dan efisien. Apalagi jika Anda sudah biasa menggunakan armada besar seperti truk engkel.
Simak artikel berikut untuk mengetahui sederet tips manajemen pengiriman yang lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya, ala Lalamove.
Ingin pengiriman bisnis Anda jadi lebih hemat secara biaya? Berikut ini tiga tips yang bisa Anda lakukan.
Jika beberapa titik antar berada di dalam satu wilayah atau rute yang berdekatan, pertimbangkan menggabungkan pengiriman menggunakan fitur Multi-Stop Lalamove.
Fitur ini memungkinkan Anda menambahkan hingga 19 titik pengantaran dalam satu order, di luar lokasi penjemputan awal. Dengan begitu, Anda bisa mengantarkan beberapa pesanan sekaligus dalam satu armada tanpa harus membuat order terpisah untuk setiap alamat.
Untuk kebutuhan yang sudah diketahui sebelumnya, gunakan Pengiriman Terjadwal Lalamove agar waktu penjemputan dapat ditentukan lebih awal.
Fitur ini memungkinkan Anda menjadwalkan pengiriman mulai dari 30 menit hingga 30 hari sebelumnya. Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan waktu pengiriman dengan kesiapan barang, jadwal operasional, dan kebutuhan penerima.
Baca juga: Instant vs Terjadwal: Panduan Pilih Layanan Lalamove yang Tepat
Waktu pengiriman juga perlu diperhitungkan. Jika memungkinkan, hindari jam sibuk ketika kendaraan besar banyak bergerak di jalan, terutama pada kawasan industri atau pusat perdagangan.
Diskusikan waktu penerimaan barang dengan customer bisnis Anda agar pengiriman dapat dilakukan di luar periode padat.
Tidak semua UMKM harus langsung beralih ke sistem pengiriman rutin. Pilihannya bergantung pada frekuensi, jumlah tujuan, dan kestabilan volume barang.
Pengiriman terjadwal lebih layak dipertimbangkan jika bisnis memiliki karakteristik berikut:
Pengiriman dilakukan pada hari yang relatif sama setiap minggu.
Tujuan pengiriman cenderung tetap, misalnya toko cabang atau langganan.
Beberapa alamat berada dalam satu wilayah atau rute yang berdekatan.
Volume barang cukup konsisten sehingga kebutuhan armada bisa diperkirakan.
Dalam kondisi ini, Anda dapat mengatur jadwal dan menggabungkan beberapa tujuan dalam satu perjalanan. Selain menghemat waktu pemesanan, penggunaan armada juga berpotensi lebih optimal.
Sebaliknya, order pengiriman satuan masih cukup praktis jika kebutuhan pengiriman belum memiliki pola tetap, seperti:
Jumlah barang yang dikirim berubah-ubah setiap minggu.
Alamat penerima sering berganti.
Pengiriman hanya dilakukan ketika ada pesanan tertentu.
Tidak ada kebutuhan armada pada hari atau jam yang konsisten.
Memaksakan jadwal rutin dalam kondisi seperti ini justru bisa membuat pengiriman kurang fleksibel. Gunakan layanan on-demand dan pilih jenis armada engkel sesuai kebutuhan aktual bisnis Anda.
Baca juga: Kelebihan & Kekurangan Truk Engkel untuk Pengiriman Bisnis
Jika pengiriman berlangsung rutin di setiap hari, memiliki banyak titik tujuan tetap, dan tim mulai menghabiskan banyak waktu untuk mengatur driver serta jadwal secara manual, saatnya mempertimbangkan Lalamove+.
Melalui layanan Customized Solutions ini, kebutuhan pengiriman bisnis Anda dapat disesuaikan mulai dari tarif, jumlah armada, mekanisme handling, rute, hingga waktu pengiriman. Lalamove+ juga menyediakan dukungan koordinator lapangan dan perencanaan pengiriman untuk kebutuhan distribusi rutin dalam jumlah besar.
Dengan demikian, bisnis tak perlu mengelola setiap pengiriman secara terpisah ketika volume operasional sudah semakin tinggi.
Setelah Anda mempelajari sederet tips di atas, segeralah mengevaluasi pengiriman bisnis Anda. Anda bisa mulai dengan melihat kembali catatan pengiriman selama beberapa minggu terakhir.
Perhatikan rute yang paling sering dilalui, hari dengan volume pesanan tertinggi, serta biaya yang dikeluarkan untuk setiap perjalanan. Dari situ, Anda bisa menentukan apakah pengiriman lebih baik digabung dalam satu jadwal atau tetap menggunakan order satuan.
Jika pola pengiriman sudah terbentuk, manfaatkan layanan Lalamove untuk mengatur kebutuhan armada berikutnya. Tentunya, dengan armada engkel Lalamove!