Ringkasan
Untuk menjaga pengiriman tetap lancar saat permintaan meningkat mendadak, bisnis perlu mengatur prioritas pesanan, mengelompokkan rute pengiriman, memastikan barang sudah siap sebelum pickup, serta menambah armada ketika kapasitas internal mulai penuh.
Lonjakan order sering membuat distribusi tersendat karena volume barang bertambah lebih cepat dibanding kapasitas tim dan kendaraan. Karena itu, strategi distribusi yang terstruktur sangat penting agar pengiriman tetap tepat waktu dan pelanggan tetap puas.
Untuk menjaga pengiriman tetap terkendali saat pesanan naik mendadak, bisnis perlu mengatur prioritas, mengelompokkan rute, dan menyiapkan armada tambahan saat kapasitas internal mulai penuh.
Lewat artikel ini, kami akan membahas mengenai cara menjaga pengiriman saat permintaan naik mendadak, terutama untuk bisnis yang perlu mengirim barang ke pelanggan, outlet, gudang, atau banyak titik tujuan dalam satu hari.
Pengiriman mudah tersendat saat permintaan naik karena volume barang bertambah lebih cepat daripada kapasitas tim, kendaraan, dan jadwal distribusi.
Dalam kondisi normal, bisnis Anda mungkin sudah punya pola pengiriman yang stabil. Driver tahu rute harian, tim gudang tahu jam pickup, dan admin bisa memberi estimasi ke pelanggan dengan lebih mudah.
Saat order melonjak, pola pengiriman yang stabil tersebut bisa berubah cepat. Situasi bisa berubah drastis. Barang bisa saja menumpuk di gudang atau internal sudah penuh sejak pagi. Belum lagi order prioritas tercampur dengan order reguler.
Jika dibiarkan, masalah distribusi yang awalnya kecil ini bisa ikut membesar. Karenanya, mari bedah strategi distribusi barang saat permintaan naik tiba-tiba.
Sebagai awalan, Anda dan tim distribusi perlu memetakan pesanan yang benar-benar siap kirim sebelum menambah armada atau menyusun rute.
Karena saat order sedang tinggi dan waktu terbatas, semua pesanan bisa terlihat sama pentingnya. Padahal, belum tentu semua barang sudah siap keluar.
Artinya, ada yang stoknya sudah lengkap, ada yang masih menunggu packing. Ada juga yang alamatnya belum jelas dan ada yang butuh kendaraan khusus. Agar tidak salah urutan, pisahkan pesanan ke dalam beberapa kelompok.
Siap kirim: Barang sudah dikemas, alamat lengkap, dan penerima bisa dihubungi.
Butuh pengecekan: Alamat belum lengkap, stok belum final, atau ada catatan khusus.
Butuh kendaraan tertentu: Barang besar, berat, banyak, atau tidak cocok dibawa motor.
Butuh kirim cepat: Pelanggan memilih pengiriman cepat atau barang harus sampai hari itu.
Baca juga: Tantangan Pengiriman B2B: Solusi untuk Pebisnis Besar
Pesanan perlu dipisahkan berdasarkan prioritas agar barang yang paling mendesak tidak tertahan oleh order yang masih bisa menunggu.
Urutan order masuk tetap penting. Namun, saat permintaan naik, bisnis perlu melihat konteks yang lebih luas. Sebagai contoh, pesanan untuk pelanggan yang butuh pagi hari tentu berbeda dengan pengiriman stok yang masih bisa dijadwalkan sore nanti.
Gunakan prioritas seperti ini:
Prioritas tinggi: harus sampai hari ini atau berkaitan dengan pelanggan penting.
Prioritas sedang: perlu dikirim di hari yang sama, tetapi masih bisa masuk rute berikutnya.
Prioritas rendah: bisa mengikuti jadwal reguler tanpa mengganggu janji pelanggan.
Prioritas khusus: barang besar, sensitif, bernilai tinggi, atau butuh penanganan lebih hati-hati.
Berikutnya, Anda perlu mengelompokkan rute berdasarkan area tujuan agar driver tidak bolak-balik ke lokasi yang sebenarnya bisa digabung. Agar lebih efisien, kelompokkan pengiriman berdasarkan:
Area atau kecamatan yang berdekatan
Titik pickup yang sama
Jam operasional penerima
Ukuran barang
Jenis kendaraan
Batas waktu pengiriman
Barang harus sudah dikemas, diberi label, dan dipisahkan sebelum driver datang agar proses pickup tidak membuat jadwal mundur. Anda bisa memakai checklist berikut ini untuk memastikan barang sudah siap sebelum driver datang:
Barang sudah dikemas dengan aman
Label penerima mudah dibaca
Alamat lengkap dan tidak ambigu
Nomor telepon penerima aktif
Catatan khusus sudah ditulis
Barang sudah dipisahkan berdasarkan rute
Tim tahu pesanan mana yang akan dijemput lebih dulu
Armada tambahan dibutuhkan saat kendaraan internal tidak lagi cukup untuk mengejar volume order yang masuk.
Masalah umum yang terjadi adalah bisnis mencoba menyelesaikan semua pengiriman dengan armada sendiri. Selama volume masih normal, mengirim dengan armada sendiri bisa berjalan baik. Namun saat permintaan naik tiba-tiba, kapasitas internal bisa cepat penuh.
Sebagai referensi, berikut ini adalah tanda-tanda sebuah bisnis butuh armada tambahan saat orderan melonjak:
Driver internal sudah punya rute penuh
Barang siap kirim mulai menumpuk
Pengiriman same-day mulai sulit dipenuhi
Tim harus menunda order ke hari berikutnya
Pelanggan sering menanyakan estimasi sampai
Biaya lembur mulai muncul
Kendaraan yang tersedia tidak sesuai ukuran barang
Saat gejala tersebut muncul, solusi praktisnya adalah menambah kapasitas armada daripada memaksa memakai armada sendiri yang sudah penuh.
Saat bisnis ingin menjaga pengiriman yang sedang tinggi-tingginya, Lalamove hadir sebagai solusi logistik. Hadir dengan armada lengkap, Lalamove bisa dipesan fleksibel tanpa Anda harus sewa harian atau beli armada baru.
Anda bisa sewa pick up, truk, atau mobil box Lalamove hanya saat distribusi barang sedang naik. Armada bisa dipesan sesuai kebutuhan hari itu, baik dari gudang, toko, outlet, dapur pusat, maupun lokasi operasional lainnya.
Lalamove juga bisa diandalkan untuk pengiriman dalam kota hingga ke luar kota. Untuk di Pulau Jawa, Lalamove hadir di Jabodetabek, Cirebon, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Selain itu, Lalamove juga hadir di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Jika ingin bisnis berkembang lebih cepat dan maksimal, jangan lupa untuk gabung jadi Mitra Bisnis Lalamove. Dengan menjadi Mitra Bisnis Lalamove, Anda bisa mendapatkan prioritas pengiriman yang memastikan pesanan sampai lebih cepat dan tepat waktu.
Selain itu, Anda juga bisa menikmati berbagai keuntungan eksklusif, seperti diskon dan cashback yang membantu menghemat biaya operasional & pengiriman. Ada beberapa keuntungan dan fitur Mitra Bisnis Lalamove lainnya untuk memudahkan pengelolaan bisnis Anda, seperti:
Satu akun untuk banyak pengguna – Kelola tim pengiriman dalam satu platform tanpa perlu akun terpisah.
Laporan keuangan yang terpusat – Semua pengeluaran pengiriman tercatat dalam satu laporan bulanan untuk memudahkan pemantauan pemakaian.
Asuransi lebih tinggi – Semua pesanan dilindungi dengan asuransi, dan asuransi Premium tambahan tersedia sesuai permintaan.
Jadi, tak perlu khawatir lagi masalah pengiriman saat pesanan lagi penuh. Ada Lalamove yang beroperasi 24/7 sehingga Anda bisa pesan kapan pun, bahkan tengah malam atau di luas jam kerja sekalipun.
Download aplikasi Lalamove dan upgrade ke akun Mitra Bisnis dengan mengisi form di link berikut ini.