Ringkasan:
Pengiriman bsinis di kawasan industri berisiko terlambat karena banyak kendaraan besar bergerak pada jam dan jalur yang sama.
Untuk itu, Anda bisa menggunakan fitur Pengiriman Terjadwal Lalamove untuk membantu bisnis mengamankan kebutuhan armada sebelum jam padat dimulai.
Pilihan armada yang sesuai, Multi-Stop, dan Live Tracking pun bisa melengkapi strategi agar pengiriman lebih terkontrol.
Pengiriman barang menuju kawasan industri memiliki tantangan tersendiri. Pada jam tertentu, ada banyak truk dan kendaraan operasional keluar-masuk kawasan secara bersamaan. Kepadatan armada besar di jalur yang sama dapat membuat perjalanan membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan.
Untuk mengantisipasi hal ini, ada beberapa strategi yang bisa Anda terapkan sebelum mengirimkan barang ke kawasan industri.
Adapun, langkah paling efektif yang bisa Anda terapkan adalah menggunakan jasa delivery Lalamove dan memanfaatkan berbagai fitur yang bisa memudahkan proses pengiriman Anda. Salah satunya adalah menggunakan fitur Pengiriman Terjadwal.
Dengan fitur ini, Anda dapat menentukan waktu penjemputan lebih awal. Pengiriman bisa dijadwalkan mulai dari 30 menit hingga 30 hari sebelumnya, sehingga kebutuhan armada tidak perlu dicari ketika barang sudah siap berangkat.
Cara ini cocok untuk pabrik atau distributor yang sudah mengetahui jadwal pengiriman hariannya. Anda dapat menentukan waktu pickup berdasarkan jam operasional gudang dan memperhitungkan potensi kepadatan di kawasan industri.
Pengiriman Terjadwal membantu Anda untuk merencanakan kebutuhan armada jauh-jauh waktu, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada ketersediaan armada saat waktu pengiriman tiba.
Dengan begitu, proses pengiriman dapat dimulai sesuai rencana. Hal ini krusial ketika barang harus keluar dari kawasan industri sebelum periode lalu lintas paling padat.
Baca juga: Lalamove+, Solusi Pengiriman Rutin yang Fleksibel untuk Beragam Industri
Meski fitur Pengiriman Terjadwal ini sangat efektif untuk menghindari keterlambatan, Anda perlu melengkapi strategi ini dengan beberapa metode berikut.
Anda wajib memilih armada yang sesuai dengan jumlah dan ukuran muatan. Untuk kebutuhan pabrik, opsi armada seperti Truk Engkel, CDD, atau Fuso dapat digunakan sesuai volume barang yang dikirimkan.
Jangan memilih kendaraan hanya berdasarkan kapasitas terbesar. Armada yang sesuai dengan volume dan berat muatan akan membuat proses pengiriman lebih efisien dan membantu menghindari pengiriman harus dilakukan berkali-kali.
Jika satu keberangkatan membawa barang untuk beberapa lokasi, gunakan Multi-Stop agar beberapa titik pengiriman dapat dimasukkan dalam satu pesanan. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuat order terpisah untuk setiap tujuan. Rute pengiriman juga dapat direncanakan sejak awal agar perjalanan lebih terorganisasi.
Setelah armada berangkat, Anda dapat memantau perjalanan melalui Live Tracking. Posisi kendaraan dapat dipantau secara real time sehingga tim operasional memiliki gambaran mengenai progres pengiriman.
Informasi tersebut juga dapat digunakan untuk berkoordinasi dengan penerima. Jika terjadi perubahan waktu tiba karena kondisi di sepanjang perjalanan, Anda bisa langsung menginformasikan kendala yang terjadi kepada pihak penerima.
Demikian sederet strategi yang bisa Anda gunakan untuk menghindari keterlambatan pengiriman di kawasan industri. Gunakan layanan pengiriman dari Lalamove untuk pengiriman yang efektif, efisien, dan strategis. Ayo unduh aplikasinya sekarang dan pakai agar bisnis Anda jadi jauh lebih profesional!