Sumber gambar: Freepik (chauky1809)
Peluang bisnis warteg masih sangat terbuka luas meskipun persaingan yang sangat ketat di pasar. Berikut ini adalah tantangan dan peluang bisnis warteg.
Sebagai bisnis kuliner yang dekat dengan keseharian masyarakat, warteg mempunyai potensi cuan yang sangat besar ketika Ramadan tiba. Meningkatnya kebutuhan lauk siap santap serta perubahan jam makan pun menjadi alasan utama warterg berada di posisi yang sangat strategis untuk menangkap peluang pasar.
Berikut ini sederet peluang bisnis warteg yang dapat dimanfaatkan untuk mendulang cuan bisnis selama Ramadan.
Waktu makan di bulan Ramadan tersentralisasi pada dua momen, yaitu sahur dan berbuka. Permintaan lauk siap santap pun meningkat untuk dua kebutuhan ini karena waktunya yang berbarengan dan menyebabkan lonjakan.
Selama bulan Ramadan, ada banyak menu khas yang bisa Anda manfatkan sebagai pendongkrak cuan. Beberapa di antaranya adalah mie sambal, ragam gorengan, dan hidangan manis seperti kolak dan candil.
Ada banyak acara buka bersama yang digelar kantor dan komunitas. Tak jarang acara semacam ini bekerja sama dengan warteg di sekitar untuk mempersiapkan hidangan dengan jumlah besar.
Sistem pre-order membantu meningkatkan volume penjualan sekaligus mengurangi food waste. Sistem ini bisa diterapkan untuk pesanan dalam jumlah besar di kemudian hari.
Penjualan lewat layanan pesan-antar memperluas jangkauan pelanggan tanpa perlu mempersiapkan tempat besar. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan lebih banyak cuan dengan kanal penjualan baru yang juga menjanjikan.
Baca juga: Usaha Tetap Lancar, Ini Persiapan Bisnis Kuliner Menyambut Ramadan
Meski ada banyak peluang yang bisa Anda dorong untuk pendapatan yang lebih baik, sederet tantangan di bawah ini seringkali muncul dan menjadi kendala dalam bisnismu di masa Ramadan.
Pesanan biasanya membludak menjelang waktu berbuka puasa. Tanpa pengaturan produksi, dapur bisa kewalahan dan pelayanan melambat. Ini bisa memicu pelanggan merasa tidak puas.
Kesalahan perhitungan stok dapat menyebabkan kehabisan menu favorit atau bahan terbuang. Kondisi ini berisiko menurunkan keuntungan selama Ramadan.
Warteg harus menyiapkan menu untuk sahur dan berbuka dalam satu hari. Tak semua warteg memiliki kapasitas dan kemampuan yang cukup untuk memproduksi hidangan dalam waktu singkat untuk mengejar kedua momentum ini setiap hari selama sebulan.
Keterbatasan waktu dan hectic-nya pelayanan selama Ramadan membuat stabilitas rasa masakan ikut diuji. Jika semua prosesnya tidak diatur dengan baik, maka kualitas makanan bisa menurun.
Penjualan lewat layanan pesan-antar membutuhkan pengiriman tepat waktu karena makanan bersifat sensitif. Keterlambatan bisa memicu keluhan pelanggan.
Baca juga: 7 Kesalahan Pengiriman Pada Bisnis Kuliner yang Harus Anda Hindari
Untuk menghindari semua kendala ini Anda butuh mempercayakan kebutuhan logistik pada layanan yang andal dan terpercaya seperti Lalamove. Tak hanya efektif untuk mengantar pesanan makanan, Lalamove juga bisa Anda andalkan untuk antar bahan masakan dan stok.
Benefit untuk bisnis Anda akan lebih maksimal jika Anda bergabung menjadi Mitra Bisnis Lalamove. Dengan Mitra Bisnis Lalamove, Anda bisa mendapatkan prioritas pengiriman yang memastikan pesanan sampai lebih cepat dan tepat waktu.
Selain itu, Anda juga bisa menikmati berbagai keuntungan eksklusif, seperti diskon dan cashback yang membantu menghemat biaya operasional. Tidak hanya itu, fitur-fitur berikut akan mempermudah pengelolaan bisnis Anda:
Satu akun untuk banyak pengguna – Kelola tim pengiriman dalam satu platform tanpa perlu akun terpisah.
Laporan keuangan yang terpusat – Semua pengeluaran pengiriman tercatat dalam satu laporan bulanan untuk memudahkan pemantauan pemakaian.
Asuransi lebih tinggi – Semua pesanan dilindungi dengan asuransi dan asuransi premium tambahan tersedia sesuai permintaan.