Blog | Lalamove Indonesia

Pola Sukses Mitra Driver Lalamove Bisa sampai Rintis Bisnis

Written by Lalamove Indonesia | Sep 29, 2026, 1:00:00 AM

Ringkasan:

  • Banyak Mitra driver yang sudah memiliki usaha dan memanfaatkan waktu narik untuk memperluas relasi bisnis

  • Ada juga yang berangkat sebagai driver individu, lalu secara bertahap mengembangkan penghasilan hingga memiliki usaha Fleet Management sendiri.

  • Kuncinya adalah mengenali posisi Anda sekarang dan peluang yang bisa dimanfaatkan dari aktivitas sehari-hari sebagai mitra driver.

Mitra driver tidak memulai karier dari titik awal yang sama. Ada yang sudah memiliki usaha dan memanfaatkan waktu narik untuk memperluas relasi bisnis, ada juga yang berangkat sebagai driver individu, lalu secara bertahap mengembangkan penghasilan hingga memiliki usaha Fleet Management sendiri.

Artinya, pola pengembangannya tidak harus sama. Kuncinya adalah mengenali posisi Anda sekarang dan peluang yang bisa dimanfaatkan dari aktivitas sehari-hari sebagai mitra driver. Namun, yang jelas, Lalamove memberi setiap mitra driver kesempatan untuk berkembang dan memiliki jenjang karier tersendiri.

Pola Pertama: Driver Jadi Networking buat Bisnis yang Sudah Ada

Pola pertama bisa dilihat dari kisah Naufal Ridwansyah. Ia sudah menjalankan bisnis supplier ayam potong sebelum bergabung menjadi Mitra Driver Lalamove dan memanfaatkan waktu luang serta armadanya untuk mengambil order.

Dari aktivitas pengiriman tersebut, Naufal bertemu dengan berbagai pelanggan yang ternyata memiliki bisnis relevan dengan produknya. Salah satunya pemilik restoran roasted chicken yang kemudian menjadi rekan bisnis. Relasi yang terus berkembang tersebut turut membantu omzet bisnis Naufal meningkat hingga 50%.

Pola yang Cocok buat yang Sudah Punya Bisnis

Jika Anda sudah punya bisnis kecil-kecilan, aktivitas sebagai driver bisa dimanfaatkan untuk memperluas koneksi. Pertemuan dengan berbagai pelanggan dapat membuka peluang mengenalkan produk atau menemukan calon mitra yang relevan.

Cara Kerja Polanya

Jangan hanya fokus mengantar barang. Perhatikan juga jenis usaha dan lokasi antar yang Anda temui. Jika ada bisnis yang relevan dengan produk atau jasa milik Anda, peluang tersebut bisa dikembangkan menjadi koneksi bisnis dengan tetap menawarkan kerja sama secara sopan.

Simak cerita Naufal Ridwansyah selengkapnya di Cerita Naufal yang Sukses Gandakan 50% Omzet Bisnisnya dari Lalamove! Ceritanya Penuh Inspirasi!

Pola Kedua: Perputaran Penghasilan yang Berkembang Jadi Armada Sendiri

Berbeda dari Naufal, Pang Budiawan Sanjaya memulai sebagai mitra driver individu menggunakan mobil pribadinya pada 2019. Dari order yang diambil sehari-hari, ia menabung secara bertahap sambil memahami peluang bisnis pengiriman.

Tiga tahun kemudian, ia mulai membangun bisnis di Fleet Management. Dari satu unit, armadanya terus berkembang hingga mencapai 15 unit.

Pola yang Cocok buat Mulai Bisnis dari Nol

Pola ini bisa menjadi inspirasi bagi mitra driver yang belum memiliki bisnis tetapi ingin berkembang lebih jauh di bidang pengiriman. Pengalaman mengambil order sehari-hari juga bisa membantu memahami kebutuhan dan potensi pasar secara langsung.

Kunci Keberhasilan: Konsisten untuk Investasi Bertahap

Untuk bisa sukses dengan ini, Anda tak harus langsung memiliki banyak kendaraan. Anda dapat menyisihkan penghasilan sedikit demi sedikit secara konsisten sebagai modal, lalu mengembangkannya secara bertahap sesuai kemampuan dan peluang yang tersedia. Dengan begitu, pertumbuhan usaha tidak hanya bergantung pada hasil narik hari itu.

Simak ceritanya di Kisah Pang Budiawan Sanjaya: Dari Driver Individu menjadi Owner Fleet Management Beromzet Miliaran di Lalamove.

Pola Mana yang Cocok?

Untuk melihat pola yang paling cocok dengan Anda, cobalah mulai dengan melihat posisi Anda saat ini. Jika Anda sudah memiliki bisnis yang berjalan, maka pola Naufal lebih relevan. Dengan kata lain, Anda bisa menggunakan aktivitas pengiriman untuk membangun relasi dan menemukan peluang yang bisa mendukung usaha.

Sementara itu, jika Anda ingin memulai dari nol, maka pola Pang Budiawan bisa menjadi inspirasi. Mulailah dengan mengambil order, memahami pasar, menyisihkan penghasilan, lalu mengembangkan aset secara bertahap ketika kondisi Anda sudah memungkinkan.

Jadi, dengan menjadi Mitra Driver Lalamove, Anda sudah bisa berpikir lebih jauh dari sekadar “mengantar barang”. Cobalah lihat peluang lain dan menjadikan kisah Naufal maupun Pang Budiawan sebagai contoh.

Keduanya menunjukkan bahwa aktivitas sebagai mitra driver dapat berkembang bahkan dengan dua kondisi yang berbeda. Naufal memanfaatkan pertemuan dengan pelanggan untuk mengembangkan bisnis yang sudah dimiliki, sedangkan Pang Budiawan mengembangkan penghasilan dan pengalamannya hingga membangun Fleet Management.

Pada akhirnya, hasil tidak hanya bergantung pada seberapa sering Anda mengantar barang. Kejelian membaca peluang, konsistensi, maupun kemauan mengembangkan hasil harian yang didapat juga menentukan seberapa jauh kesempatan tersebut bisa berkembang.

Ayo gabung jadi Mitra Driver Lalamove sekarang juga, dan manfaatkan berbagai peluang yang ada!