Ringkasan:
Memilih armada yang tepat dan sesuai adalah hal penting agar proses pindahan rumah berjalan efisien, aman, dan sesuai anggaran.
Di Indonesia sendiri, terdapat tiga jenis armada utama dan umum digunakan untuk pindahan rumah, yakni Pick up, Truk Engkel (CDE), dan Truk CDD.
Ketahui kapasitas beban, volume muatan, perbedaan harga, hingga keunggulan masing-masing armada untuk pindahan rumah dan artikel berikut.
Saat pindahan rumah, Anda harus menentukan armada pindahan yang tepat sesuai dengan kapasitas barang. Di antara pilihan armada yang tersedia, ada pick up, truk engkel (CDE), dan truk CDD yang ketiganya punya kapasitas dan harga yang berbeda.
Pertanyaannya, jenis armada mana yang paling cocok untuk Anda pilih sebagai jasa angkut barang pindahan?
Berikut spesifikasi pick up, engkel dan CDD.
Sewa pick up sering jadi pilihan pertama untuk pindahan rumah, kontrakan, atau kost dengan barang yang tidak terlalu banyak. Kendaraan ini memiliki kabin tertutup di bagian depan, sementara bagian belakangnya berupa bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut barang-barang pindahan.
Dari segi ukuran, pick up tergolong cukup ringkas dengan lebar sekitar 1,7 meter dan tinggi sekitar 1,8 meter. Kapasitas angkutnya biasanya berada di kisaran 1 sampai 2 ton, dengan volume muatan sekitar 1 hingga 4 meter kubik (CBM).
Karena ukurannya tidak terlalu besar, pick up cukup praktis digunakan untuk pindahan rumah di area perkotaan yang jalannya sempit atau padat.
Baca juga: Harga Sewa Mobil Pick Up untuk Pindahan dengan Lalamove
Truk engkel atau Colt Diesel Engkel (CDE) punya ukuran lebih besar, tapi masih cukup ringkas sehingga bisa masuk ke jalan perumahan atau gang yang tidak terlalu lebar.
Kapasitas angkut sekitar 2 hingga 5 ton. Dari sisi ruang muatan, volumenya juga lebih besar daripada pick up, biasanya berkisar antara 4 hingga 9 meter kubik (CBM), sehingga cocok untuk membawa perabot rumah seperti lemari, kasur, meja, hingga banyak kardus sekaligus.
Keuntungan lainnya jika Anda sewa truk engkel termasuk kendaraan golongan I sehingga bisa melintas di jalan dalam kota tanpa harus mengikuti pembatasan jam operasional truk. Artinya, proses pindahan rumah bisa dilakukan lebih fleksibel tanpa harus menunggu malam hari.
Baca juga: Truk Engkel Vs CDD, Mana yang Paling Cocok untuk Pindah Rumah?
Truk Colt Diesel Double (CDD), yang sering juga disebut truk canter, biasanya dipilih kalau barang pindahan rumah sudah cukup banyak dan butuh kendaraan yang lebih besar.
Kapasitas angkutnya sekitar 4 sampai 6 ton dengan ruang muatan sekitar 8 hingga 12 meter kubik (CBM). Kalau barang pindahan benar-benar banyak, ada juga tipe CDD Long yang baknya lebih panjang sehingga ruang muatannya bisa mencapai sekitar 30 sampai 43 CBM.
Karena kapasitasnya besar, truk ini cocok untuk pindahan rumah dengan banyak furniture seperti lemari besar, sofa, kasur, hingga puluhan kardus. Namun, karena ukuran truknya juga cukup besar, CDD biasanya kurang cocok kalau rumah berada di gang sempit atau jalan perumahan yang aksesnya terbatas.
Baca juga: Jasa Angkut Barang Pindahan Kantor Jakarta
Dari segi harga, tarif pindahan dengan pick up, truk engkel, dan CDD tentu berbeda. Semakin besar armada dan semakin jauh jaraknya, maka ongkos akan semakin besar.
Sebagai perbandingan, kami akan memberikan ilustrasi tarif pindahan jarak jauh dengan rute Perumahan Bukit Cimanggu City Bogor ke Podomoro Park Bandung dengan armada pick up, truk engkel, dan CDD Lalamove dengan layanan tambahan Extra Helper dan Tol.
|
Tarif |
Extra Helper |
Tol |
Total |
|
|
Pick Up Bak |
Rp567.517 |
Rp75.000 |
Rp125.000 |
Rp771.917 |
|
Truk Engkel Bak |
Rp789.600 |
Rp95.000 |
Rp185.000 |
Rp1.093.131 |
|
Truk CDD |
Rp1.210.457 |
Rp110.000 |
Rp214.000 |
Rp1.429.165 |
Tarif pindahan tersebut berlaku saat artikel ini ditulis dan besaran ongkos ditentukan berdasarkan jarak, jenis armada, layanan tambahan yang digunakan, dan kondisi lalu lintas.
Anda bisa cek tarif pindahan di aplikasi Lalamove langsung. Download aplikasi Lalamove dan masukkan alamat jemput dan tujuan atau klik link ini.
Jawabannya: tergantung pada seberapa banyak dan besar ukuran barang-barang yang harus Anda bawa.
Kalau barang yang dipindahkan tidak terlalu banyak, pick up biasanya sudah cukup. Armada ini cocok untuk pindahan kos, apartemen studio, atau rumah dengan furnitur yang tidak terlalu banyak. Selain itu, pick up juga lebih praktis jika rumah berada di gang sempit atau area yang sulit dilalui truk besar.
Jika barang pindahan sudah mulai banyak, misalnya ada lemari, kulkas, kasur, sofa, dan banyak kardus, truk engkel biasanya lebih cocok. Armada ini cukup sering digunakan untuk pindahan rumah keluarga kecil karena ruang muatannya lebih besar dibanding pick up.
Ukuran truk engkel juga masih cukup fleksibel untuk masuk ke jalan perumahan. Jadi meskipun barangnya banyak, Anda tetap bisa melakukan pindahan dengan lebih nyaman tanpa khawatir kendaraan sulit masuk ke lokasi rumah.
Kalau Anda berencana memindahkan hampir seluruh isi rumah sekaligus, terutama untuk rumah besar atau pindahan antar-kota, truk CDD bisa menjadi pilihan yang lebih efisien. Dengan kapasitas yang jauh lebih besar, banyak barang bisa diangkut dalam satu kali perjalanan.
Baca juga: Tarif Sewa Pick Up Area Gunung Anyar Surabaya dengan Lalamove
Melalui aplikasi Lalamove, Anda bisa pilih berbagai jenis armada sesuai kebutuhan pindahan rumah, mulai dari pick up, truk engkel, hingga truk CDD. Mau yang lebih besar?
Lalamove juga ada pilihan armada Fuso bak dan Fuso box yang punya kapasitas hingga 8.000 kg. Bahkan, khusus untuk pindahan di Jakarta, Anda bisa pilih Tronton yang cocok untuk pindahan rumah besar.
Anda juga bisa mengatur jadwal penjemputan barang dan memantau proses pengirimannya secara real time langsung dari aplikasi. Tarif pindahan rumah Lalamove juga tergolong lebih terjangkau.
Agar lebih aman dan pasti mendapatkan armada, rencanakan pengiriman Anda dengan fitur Schedule di aplikasi Lalamove. Download dan pindahan pakai aplikasi Lalamove sekarang!