Ringkasan:
Ojek online telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekarang ini untuk bepergian baik bekerja, berwisata, atau hanya sekadar hangout.
Mengatur anggaran untuk layanan ojol setiap bulan haruslah dilakukan dengan cermat agar tidak boncos di akhir bulan. Selain itu pemilihan layanan ojol juga memegang peranan penting untuk menjaga anggaran tetap stabil.
Ojek online atau ojol sudah menjadi bagian utama dari rutinitas harian masyarakat di kota besar. Mulai dari berangkat kerja, sekolah, hingga aktivitas informal, semuanya dilakukan dengan mengandalkan moda transportasi satu ini karena dinilai praktis dan fleksibel. Sayangnya, jika terus memesan tiap saat tanpa perhitungan, ojol bisa sangat menguras budget tanpa disadari.
Lantas, berapa budget ideal yang bisa Anda cadangan untuk ojol per bulan? Apa saja faktor yang berpotensi membuat biaya membengkak? Temukan jawabannya melalui artikel berikut.
Untuk menghitung estimasi budget ojol, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut:
Berapa kali perjalanan dalam sehari
Berapa kali dalam sebulan Anda harus melakukan perjalanan
Berapa biaya rata-rata yang biasanya Anda keluarkan dalam sekali perjalanan
Sebagai contoh, jika Anda melakukan perjalanan dengan ojol dua kali sehari dengan estimasi ongkos perjalanan Rp15.000 – Rp25.000 per trip, Anda bisa mencadangkan biaya ojol harian sebesar Rp30.000 – Rp50.000. Angka ini kemudian dikalikan dengan berapa kali Anda harus melakukan perjalanan yang sama dalam sebulan. Misalnya, untuk 5 hari kerja dalam sepekan, Anda bisa mengeluarkan total sekitar Rp600.000 – Rp1.000.000 untuk ojol setiap bulannya.
Meskipun telah dihitung dengan matang, pengeluaran ojol seringkali melebihi budget yang sudah ditentukan. Berikut adalah faktor penyebabnya.
Pemesanan ojol saat rush hour atau jam sibuk dapat memicu peningkatan tarif secara drastis. Terutama saat jam berangkat dan pulang kantor pada pagi dan sore hari.
Jika rute yang ditempuh semakin jauh dan berpotensi terhadang kemacetan, maka akan semakin mahal pula biaya ojol yang harus Anda keluarkan.
Banyak pengguna yang berakhir membayar full price karena tak melihat harga promo. Padahal, meski jumlahnya kecil, promo bisa membantu membuat perjalanan menjadi lebih hemat.
Baca juga: Intip 6 Tips Hemat Naik Transportasi Online (Ojol) Setiap Hari
Untuk menekan tarif ojol agar berada di bawah budget yang ditentukan, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut.
Promo bisa memangkas biaya ojol secara signifikan. Untuk itu, pastikan Anda sudah mengecek promo sebelum memesan, menggunakan kode diskon dan campaign kalau memungkinkan.
Tarif ojol di luar jam sibuk cenderung jauh lebih murah. Untuk mengakalinya, Anda dapat berangkat lebih awal dan pulang lebih malam untuk menghindari rush hour.
Agar tarif tidak berat, Anda bisa mengombinasikan ojol dengan moda transportasi lain seperti kereta ataupun angkutan kota.
Hindari memesan ojol dari lokasi yang sulit dijangkau. Rute seperti ini biasanya akan membuat ojol memutar sehingga tarif yang dikenakan menjadi lebih mahal.
Cek tarif di berbagai layanan sebelum memesan, dan pesan layanan ojol pada aplikasi yang menawarkan tarif lebih hemat secara konsisten demi menghindari keboncosan.
Baca juga: Aktivitas Lancar, Ini 7 Tips Naik Ojek Online Saat Musim Hujan
Jika Anda ingin bepergian dengan moda transportasi yang serba hemat dan memiliki banyak benefit, Anda bisa memilih Lalamove Ride. Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan.
Driver yang Profesional dan Berpengalaman
Armada Beragam Disesuaikan dengan Kebutuhan
Berbagai Fitur yang Mendukung Keamanan dan Kenyamanan
Ongkir Super Murah dan Transparan
Pembayaran Praktis dengan Lalamove Wallet
Akses Layanan Ekstra Mudah