Bahasa Indonesia

Pilih preferensi bahasa anda

  • Bahasa Indonesia
  • English
  • Tren yang Perlu Diperhatikan Pelaku Bisnis Online di Tahun 2021

    Adanya pandemi menciptakan perubahan dalam ekosistem bisnis. Transaksi beralih dari offline ke online. Prioritas konsumen pun berubah. Disrupsi ini juga mengakibatkan meningkat pesatnya bisnis online

    Tahun 2021 diharapkan menjadi tahun dimana keadaan bisa pulih termasuk juga ekonomi dan bisnis. Namun, penting juga bagi pelaku bisnis untuk siap beradaptasi dengan segala perubahan yang ada untuk bertahan, bahkan berkembang. 

    Dengan bergesernya perilaku belanja konsumen dari offline ke online, sebagian besar bisnis pun meningkatkan fokus mereka pada penjualan online sehingga tingkat kompetisi pun semakin ketat. Maka itu pebisnis perlu memperhatikan perkiraan tren mendatang untuk bisa menyesuaikan bisnisnya. Berikut sejumlah tren yang perlu diperhatikan pelaku bisnis online di tahun 2021. 

     

    Biaya Mengakuisisi Customer Semakin Tinggi

    Pandemi mengakibatkan penjualan online meningkat secara drastis. Brand-brand besar pun yang awalnya mungkin melakukan penjualan secara offline turut masuk ke dalam pasar bisnis online. Banyak orang untuk pertama kalinya melakukan pembelian secara online

    Peningkatan ini juga berarti dunia bisnis online akan semakin ramai dan tingkat kompetisi semakin ketat. Bisnis-bisnis pun lebih fokus pada penjualan online mereka sehingga ada pergeseran dari iklan di televisi ke arah digital. Tingkat kompetisi digital yang tinggi ini berarti biaya untuk mengakuisisi customer juga semakin besar, termasuk biaya iklan. 

    Pengalaman Berbelanja yang Nyaman Menjadi Keharusan

    Pengalaman digital kini semakin diperhatikan oleh customer. Customer saat ini mengharapkan pengalaman berbelanja yang mudah digunakan terlepas dari saluran dan perangkat yang digunakan. Customer juga mengharapkan pengalaman mobile yang lancar, mengingat lebih dari setengah transaksi online dilakukan secara mobile.

    Riset menunjukkan konsumen akan meninggalkan suatu website atau halaman yang membutuhkan lebih dari 3 detik untuk loading. Maka itu, bisnis perlu memastikan seluruh platform penjualanmu dapat diakses dengan mudah dan nyaman oleh konsumen, termasuk melalui perangkat mobile.

    Baca Juga: Kenapa Konsumen Tidak Membeli Produkmu? 8 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya!

    Faktor-Faktor Belanja Online

    Beberapa alasan utama yang mendorong konsumen untuk berbelanja online di antaranya adalah pengiriman langsung ke rumah (63%), harga yang terjangkau (57%), pengalaman berbelanja yang mudah (54%), dan ketersediaan pada waktu yang fleksibel (50%). 

    Selain faktor-faktor tersebut, ada juga faktor lainnya seperti variasi produk yang beragam dan informasi produk yang lengkap. Sementara konsumen yang berbelanja langsung di toko fisik juga cenderung akan berbelanja dalam jumlah banyak agar untuk mengurangi jumlah kunjungan. Kecepatan, kemudahan, keamanan, dan ketepatan waktu menjadi penting bagi konsumen.

    Baca Juga: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen dalam Membeli Barang

    Perilaku dan Kebiasaan Pasca Pandemi

    Perubahan perilaku konsumen yang terjadi selama pandemi juga diprediksi akan terus berlanjut pasca pandemi. Tepatnya 48,8% konsumen mengatakan mereka akan lanjut berbelanja online pasca pandemi. Dari 75% konsumen yang mencoba brand online saat pandemi, 60% berencana untuk lanjut menggunakan brand tersebut pasca pandemi. Beberapa kebiasaan seperti belanja online, pembayaran digital, berolahraga di rumah, menggunakan layanan pengiriman makanan online, serta video dan conference call.

    Konsumen Semakin Peduli dengan Tanggung Jawab Sosial 

    Konsumen global saat ini tidak hanya mengharapkan pelayanan yang cepat dan terjangkau, tetapi juga ramah lingkungan. Mereka semakin peduli dengan tanggung jawab sosial yang dijalankan oleh suatu brand. Rata-rata konsumen mengaku rela membayar lebih untuk membeli produk atau jasa yang ramah lingkungan.

    Namun hal ini juga harus diseimbangi dengan permintaan konsumen akan packaging yang berkualitas. Apalagi dengan maraknya tren video unboxing, pengemasan produk akan menjadi salah satu penilaian konsumen terhadap brand-mu. 

    Marketplace Mendominasi

    Lebih dari setengah penjualan online dilakukan melalui marketplace. Marketplace menjadi salah satu platform yang paling mudah bagi bisnis untuk memperluas jangkauan penjualannya. Di sisi lain, konsumen tidak mencari brand di marketplace

    Alhasil, akan lebih sulit bagi bisnis untuk membangun brand dan meningkatkan awareness di marketplace. Maka itu, brand perlu menciptakan halaman toko di marketplace yang menawarkan pengalaman berbelanja yang menyeluruh dan personal sehingga customer pun mengenali brand-mu.

    Pemenuhan Order Sebagai Pembeda

    Konsumen juga mengharapkan pemenuhan order yang cepat, mudah, dan menyeluruh. Mereka ingin menerima barang di hari yang sama atau maksimal dua hari setelah order dilakukan. Pemenuhan order yang memenuhi ekspektasi konsumen bisa menjadi kelebihan yang membantu bisnismu unggul dari kompetitor.

    Bisnis akan semakin fokus untuk meningkatkan pemenuhan order mereka mulai dari penanganan inventori hingga pengiriman barang. Untuk meningkatkan kapabilitas pemenuhan order, pilihlah jasa pengiriman barang mampu mengakomodasi jangkauan penjualanmu maupun waktu pengiriman di hari yang sama. 

    Jasa pengiriman Lalamove menawarkan layanan pengiriman barang on-demand atau instan sehingga bisnis dapat mempercepat serta meningkatkan kapabilitas pengirimannya. Dengan harga yang terjangkau dan armada yang beragam, bisnis pun dapat melakukan adaptasi secara fleksibel dan memenuhi kebutuhan konsumennya. 

     

    Tingkatkan Kapasitas Bisnismu Mulai Sekarang!

    Daftarkan Bisnismu Sekarang

    Bagikan ini di

    Lalamove

    posting terkait

    Bisnis

    Lalamove Siap Bantu UMKM se-Jabodetabek Lewat Pengiriman Barang

    March 28, 2021

    Lalamove Siap Bantu UMKM se-Jabodetabek Lewat Pengiriman Barang

    Pesatnya perkembangan UMKM di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, Bekasi) pada masa pandemi ini tentu memberi efek positif. Pemerintahtrue

    Baca lebih lajut
    Bisnis

    Berikut 5 Cara Melihat Peluang untuk Mulai Menjalankan Bisnis

    January 25, 2021

    Berikut 5 Cara Melihat Peluang untuk Mulai Menjalankan Bisnis

    Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh pebisnis adalah kemampuan untuk melihat peluang dan kesempatan. Tanpa skill ini, kamu akan merasatrue

    Baca lebih lajut
    Bisnis

    Ingin Mulai Bisnis dengan Teman? Baca Dulu 8 Tips Memilih Partner Bisnis yang Tepat!

    January 22, 2021

    Ingin Mulai Bisnis dengan Teman? Baca Dulu 8 Tips Memilih Partner Bisnis yang Tepat!

    Tak sedikit orang yang menjalankan bisnis dengan orang terdekatnya, misalnya teman atau sahabat. Pasalnya, membangun bisnis dengan orang yang sudahtrue

    Baca lebih lajut

    KOMENTAR

    Tulisan Terbaru

    Bulan Ramadhan Segera Tiba, Apa Saja yang Harus dipersiapkan?
    April 6, 2021
    Lalamove Siap Bantu UMKM se-Jabodetabek Lewat Pengiriman Barang
    March 23, 2021
    Berikut 5 Cara Melihat Peluang untuk Mulai Menjalankan Bisnis
    January 25, 2021
    Ingin Mulai Bisnis dengan Teman? Baca Dulu 8 Tips Memilih Partner Bisnis yang Tepat!
    January 19, 2021
    Ingin Menghemat Pengeluaran Bisnis? Simak 5 Tips Berikut Ini!
    January 17, 2021

    BARUSLETTER