Bahasa Indonesia

Pilih preferensi bahasa anda

  • Bahasa Indonesia
  • English
  • Tren E-Commerce di Indonesia, Pengiriman Barang Cepat Jadi Ekspektasi

    Pasar e-commerce Indonesia merupakan salah satu pasar dengan pertumbuhan terbesar di Asia Tenggara. Pada tahun 2022, diprediksi nilai pasarnya bisa mencapai USD 65 miliar. Saat ini, sekitar 30 juta orang bertransaksi secara online

    Pertumbuhan ini didukung oleh beberapa faktor, diantaranya tingkat penetrasi internet yang terus meningkat, berkembangnya kelas menengah, investasi teknologi e-commerce, serta munculnya berbagai metode pembayaran. Jumlah pelaku bisnis online pun meningkat dengan pesat. Apalagi saat ini ada berbagai jenis platform yang bisa dipilih pebisnis untuk berjualan mulai dari website hingga aplikasi marketplace.

    Dengan pertumbuhan yang pesat tersebut, bagaimana tren e-commerce di Indonesia saat ini? Baca penjelasan berikut agar kamu bisa mengembangkan bisnis e-commerce kamu dengan tepat. 

    Berbelanja Lewat Smartphone

    belanja online

    Hampir seluruh pengguna internet mengakses internet melalui smartphone mereka. Dari total transaksi online yang dilakukan oleh pengguna internet di Indonesia, 52% dilakukan melalui telepon seluler. 

    Melihat tren ini, pelaku bisnis dapat menyesuaikan platform penjualan maupun pelayanan mereka agar lebih mobile-friendly. Misalnya dengan memungkinkan konsumen untuk mengakses katalog produk melalui media sosial atau membuat website yang mudah dinavigasikan melalui smartphone

    Media Sosial untuk Menjangkau Konsumen

    media sosial

    Rata-rata pelaku bisnis e-commerce memanfaatkan media sosial untuk menjangkau konsumen dan meningkatkan penjualan. Aplikasi media sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah Facebook, WhatsApp dan Youtube. Selain ketiga media sosial tersebut, Instagram juga menjadi salah satu media sosial yang banyak digunakan sebagai channel penjualan. 

    Media sosial umumnya digunakan oleh pelaku UMKM atau usaha kecil-kecilan. Diperkirakan 40% dari penjualan e-commerce di Indonesia berasal dari media sosial. Pebisnis dapat memanfaatkan aplikasi-aplikasi media sosial untuk menjangkau dan melayani konsumen. 

    Baca Juga: 7 Aplikasi yang Dapat Membantu Pengusaha Menjalankan Bisnis

    Kategori Produk Paling Digemari

    produk yang laku

    Berdasarkan laporan Statista, kategori produk yang paling digemari oleh konsumen adalah produk fashion, diikuti dengan produk elektronik. Pada kategori produk elektronik sendiri, penjualan produk seperti smartphone, power bank, dan aksesoris handphone juga terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penetrasi internet.

    Kategori produk lain yang juga digemari masyarakat adalah kecantikan dan kesehatan. 70% dari penjualan e-commerce berasal dari keempat kategori produk ini. Hal ini jelas menjadi peluang besar bagi kamu yang menjual produk-produk tersebut. Namun permintaan yang tinggi juga artinya akan ada banyak kompetitor. Maka itu, kamu harus bisa menunjukkan diferensiasi dan keunggulan dari bisnismu agar mampu bersaing.

    Baca Juga: 9 Strategi Bersaing Agar Bisnismu Unggul dari Kompetitor

    Metode Pembayaran yang Praktis

    pembayaran online

    Pembayaran melalui smartphone juga semakin populer di Indonesia. Hal ini dikarenakan munculnya berbagai aplikasi pembayaran online yang tidak memerlukan kartu untuk melakukan transaksi. Dengan munculnya aplikasi-aplikasi tersebut, transaksi diprediksi dapat meningkat hingga USD 25 miliar pada 2023. Maka itu, pelaku bisnis sebaiknya menyediakan berbagai metode pembayaran yang beragam dan praktis bagi konsumen sehingga konsumen nyaman melakukan transaksi. 

    Ekspektasi Konsumen Terhadap Pengiriman Kian Meningkat

    pengiriman barang

    Menurut laporan iPrice Group, 35% konsumen e-commerce merasa pengiriman menjadi masalah besar dalam berbelanja di e-commerce. Lebih dari 90% keluhan pelanggan berkaitan dengan keterlambatan pengiriman atau komunikasi yang tidak jelas mengenai status pengiriman.

    Sementara itu, pengguna internet yang tidak melakukan kegiatan berbelanja online mengatakan bahwa kecepatan pengiriman menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keputusan mereka untuk mulai berbelanja online. Konsumen mengharapkan pengalaman berbelanja dan pelayanan yang lancar mulai dari proses mengenal bisnis hingga menerima produk. 

    Makanya, layanan pengiriman yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan pelanggan. Bahkan, 55% mengaku akan beralih ke bisnis atau brand lain apabila merasa tidak puas akan layanan pengiriman yang diterimanya. Sebaliknya, pengalaman pengiriman yang lancar dapat mendorong konsumen untuk kembali berbelanja. 

    Dengan demikian, penting bagi pelaku bisnis e-commerce untuk bisa memilih jasa pengiriman barang yang tepat. Lewat jasa kirim barang Lalamove, pelaku e-commerce dapat langsung mengirimkan barang ke konsumen setelah pesanan dibuat. Fitur real-time tracking memudahkan pebisnis maupun konsumen untuk melacak pengiriman sehingga konsumen pun merasa tenang. 

    Selain itu Lalamove juga memiliki fitur pengiriman terjadwal sehingga pebisnis dapat menyesuaikan pengiriman dengan kebutuhan dan waktu yang diinginkan konsumen. Tak hanya memudahkan layanan konsumen, dompet Lalamove juga memungkinkan pebisnis untuk melakukan order dengan lebih mudah serta melacak pengeluaran untuk pengiriman. Alhasil, bisnis e-commerce dapat terus berkembang dan meningkatkan penjualan.

     

    Butuh Pengiriman Berkualitas untuk Bisnis E-Commerce?

    Daftarkan Bisnismu Sekarang

     

    Baca Juga: 7 Fitur Jasa Pengiriman Ini Dapat Membantumu Menjalankan Bisnis Online

    Bagikan ini di

    Lalamove

    posting terkait

    Bisnis

    Ingin Memulai Usaha Catering, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

    September 10, 2020

    Ingin Memulai Usaha Catering, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

    Usaha catering merupakan salah satu jenis usaha yang memiliki potensial besar dan tidak memerlukan modal yang terlampau banyak. Permintaannya puntrue

    Baca lebih lajut
    Bisnis

    Bagaimana Tren Bisnis Kuliner Pasca Pandemi? Ini 7 Prediksi Perubahannya

    September 8, 2020

    Bagaimana Tren Bisnis Kuliner Pasca Pandemi? Ini 7 Prediksi Perubahannya

    Adanya pandemi membuat pola konsumsi masyarakat berubah, termasuk juga dalam membeli makanan. Restoran dan kafe harus membatasi jumlah pengunjung.true

    Baca lebih lajut
    Bisnis

    Nasi Kapau Juragan Penuhi Permintaan Konsumen Lewat Pengiriman Terjadwal

    September 5, 2020

    Nasi Kapau Juragan Penuhi Permintaan Konsumen Lewat Pengiriman Terjadwal

    Makanan khas Minang dengan bumbu yang dua kali lebih gurih, dengan pilihan lebih dari 30 menu disajikan dengan konsep tradisional - inilah yangtrue

    Baca lebih lajut

    KOMENTAR

    Tulisan Terbaru

    Tren E-Commerce di Indonesia, Pengiriman Barang Cepat Jadi Ekspektasi
    September 15, 2020
    Jasa Ekspedisi Berkualitas Dukung Distribusi Makanan Sehat Nutragen dengan Aman
    September 11, 2020
    Ingin Memulai Usaha Catering, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
    September 10, 2020
    Bagaimana Tren Bisnis Kuliner Pasca Pandemi? Ini 7 Prediksi Perubahannya
    September 8, 2020
    Nasi Kapau Juragan Penuhi Permintaan Konsumen Lewat Pengiriman Terjadwal
    September 5, 2020

    BARUSLETTER