8 Alasan UMKM Tidak Perlu Memiliki Armada Pengiriman Sendiri

featured image

Ringkasan

  • Banyak UMKM merasa punya armada pengiriman sendiri adalah tanda bisnis berkembang. Padahal, belum tentu itu langkah paling efisien.

  • Kendaraan yang jarang digunakan tetap mengalami depresiasi dan menjadi aset tidak produktif bagi bisnis. Ditambah dengan risiko lainnya saat memutuskan untuk membeli armada internal.

  • Layanan pengiriman on-demand memungkinkan biaya lebih fleksibel dan mengikuti kebutuhan.

Apakah UMKM wajib punya armada pengiriman internal? Jawabannya sebenarnya tidak wajib, apalagi saat ini ada banyak layanan pengiriman on-demand.

Banyak yang merasa, saat bisnis mulai berkembang, punya motor dan mobil niaga internal akan memudahkan operasional. Padahal bisa jadi sebaliknya.

Di tengah perubahan pola belanja konsumen saat ini, aset kendaraan internal bisa jadi beban kalau tak dikelola tepat.

Berikut ini justru beberapa alasan UMKM tidak perlu punya armada pengiriman sendiri.

Kenapa UMKM Tidak Perlu Punya Kendaraan Internal?

Orderan Belum Tentu Stabil

Punya armada sendiri berarti Anda harus tanggung biaya tetap setiap bulan. Misalnya, cicilan kendaraan, pajak, asuransi, servis, bahan bakar, dan gaji driver yang harus dibayar, baik ada pengiriman atau tidak.

Namun, orderan belum tentu stabil. Ada momen sepi, tapi ada high season yang justru butuh pengiriman lebih banyak dan ujung-ujungnya pakai layanan pengiriman on-demand.

Armada Menganggur Jadi Aset Tidak Produktif

Kendaraan mengalami depresiasi, apalagi jika tidak benar-benar efektif digunakan. Nilainya turun setiap tahun, ditambah dengan risiko rusak jika tidak dirawat. Dibandingkan jadi aset produktif, justru bisa jadi beban operasional.

Perlu Mengelola Driver Internal

Mengelola driver bukan cuma soal menggaji. Ada jadwal kerja, absensi, performa, risiko keterlambatan, hingga potensi konflik internal. Jika driver sakit atau izin mendadak, operasional bisa terganggu.

Bisnis Bisa Butuh Banyak Armada

Belum lagi kalau bisnis butuh beragam jenis kendaraan berbeda, seperti:

  • Motor untuk pengiriman kecil

  • Mobil box untuk pengiriman sensitif dari panas dan hujan, dari ukuran sedang hingga besar

  • Truk berkapasitas besar untuk angkut barang volume berat atau pengiriman sekaligus.

Sehingga, armada internal sekarang bisa jadi tidak lagi relevan untuk bisnis Anda. Ujung-ujungnya, tetap menggunakan layanan pengiriman fleksibel yang lebih disesuaikan kebutuhan bisnis.

Pengiriman Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Hari ini mungkin Anda hanya perlu motor. Besok bisa jadi perlu mobil pick up. Saat ada pesanan besar, mungkin butuh mobil box.

Kalau harus punya semua, budget bisa membengkak. Berbeda kalau Anda pakai layanan Lalamove yang punya banyak pilihan armada sehingga disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Risiko Barang Tiba Lebih Lama

Konsumen menuntut pengiriman cepat, bahkan sampai di hari yang sama.

Kalau mengandalkan satu atau dua kendaraan sendiri, kapasitas pengiriman tentu terbatas.

Sebaliknya, dengan model on-demand, Anda bisa menambah armada sesuai permintaan tanpa harus merekrut atau membeli kendaraan baru.

Risiko Besar Saat Rusak atau Kecelakaan

Kendaraan operasional selalu punya risiko, dari rusak, mogok di tengah jalan, atau bahkan kecelakaan. Kalau armada milik sendiri, semua risiko finansial dan operasional ada di tangan Anda.

Bayangkan saja, jika satu-satunya mobil box tiba-tiba tidak bisa digunakan saat sedang banyak order. Pengiriman tertunda, pelanggan komplain, reputasi ikut terdampak.

Berbeda dengan pengiriman on-demand, risiko operasional ini tidak sepenuhnya Anda tanggung sendiri. Jika satu driver berhalangan, masih ada driver lain.

Modal Bisnis Tertahan

Beli kendaraan berarti Anda sedang menahan dana dalam bentuk aset yang nilainya terus menurun. Modal yang seharusnya bisa diputar untuk stok, promosi, atau ekspansi malah tak bisa digunakan.

Baca juga: Perbandingan Biaya Armada Sendiri vs Armada On Demand untuk Pelaku Usaha

Lebih Murah Punya Armada Sendiri atau Pakai Layanan On-Demand?

Jadi, UMKM sebenarnya tak selalu harus punya kendaraan pengiriman sendiri. Kalau ditanya, lebih murah punya armada sendiri atau pakai layanan pengiriman on-demand? Jawabannya pengiriman on-demand.

Karena, Anda tak harus bayar operasional kendaraan, bensin, gaji driver (termasuk THR dan lembur), pajak, sampai biaya tak terduga. Saat orderan sedikit, biaya yang dikeluarkan akan tetap sehingga biaya pengiriman jadi mahal.

Beda kalau pakai layanan on demand. Anda pengiriman, bayar. Tidak ada pengiriman, tidak ada biaya. Bisnis tak menanggung biaya di atas.

Seperti pengalaman Tuku Tuku Natural yang telah bergabung menjadi Mitra Bisnis Lalamove sejak 2019. Awalnya, mereka hanya mengandalkan armada internal. Namun, kini menggunakan Lalamove yang lebih fleksibel dan andal untuk pengiriman lebih dari 70% produknya.

Tak hanya Tuku Tuku Natural, Lalamove telah membantu lebih dari 15.000 mitra bisnis. Sebagai layanan pengiriman on-demand, Lalamove memiliki banyak pilihan armada dan driver sehingga pengiriman lebih cepat.

Ditambah, Tobi, selaku Head of Marketing Tuku Tuku Natural menyatakan adanya Lalabag membantu timnya untuk mengirim frozen food, sayur, dan buah lebih terjaga dan optimal.

Baca cerita selengkapnya dalam artikel Pengalaman Tuku Tuku Natural bersama Lalamove dalam Pengiriman Produk Organik.

Siap melakukan pengiriman untuk bisnis Anda? Selain pengiriman dalam kota, Lalamove juga bisa kirim ke luar kota karena hadir di Jabodetabek, Cirebon, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang.

Serahkan Pengiriman Bisnis Anda kepada Lalamove

FAQ

img-about-us
Apakah UMKM wajib punya armada pengiriman sendiri?

Tidak wajib. Banyak UMKM kini menggunakan layanan pengiriman on-demand seperti Lalamove untuk menjaga biaya pengiriman.

Lebih murah mana, punya armada sendiri atau pakai layanan on-demand?

Untuk sebagian besar UMKM, layanan on-demand lebih hemat karena tidak perlu menanggung biaya tetap seperti cicilan kendaraan, pajak, servis, gaji driver, dan biaya tak terduga. Biaya hanya muncul saat ada pengiriman.

Apakah layanan on-demand bisa diandalkan saat order sedang ramai?

Ya. Dengan sistem on-demand, Anda bisa menambah armada sesuai kebutuhan tanpa harus membeli kendaraan baru atau merekrut driver.

Apakah layanan on-demand bisa untuk pengiriman luar kota?

Bisa. Lalamove melayani pengiriman dalam kota maupun luar kota di berbagai wilayah seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Cirebon.

Bagaimana cara pesan layanan pengiriman instant on-demand?

Cukup download aplikasi Lalamove. Masukkan alamat pick up dan tujuan, lalu pilih jenis armada yang paling sesuai dengan kebutuhan. 

Read more