Cara Mengatur Pengiriman saat Flash Sale untuk Bisnis E-Commerce
Ringkasan
-
Flash sale biasanya hadir di akhir bulan atau saat double date, sehingga bisnis perlu menyiapkan jumlah pesanan, proses packing, hingga pengiriman sejak awal.
-
Agar pengiriman tetap lancar, kelompokkan pesanan berdasarkan prioritas, area tujuan, waktu kesiapan barang, dan volume untuk menentukan batch serta armada yang tepat.
-
Tentukan cut-off pengiriman dan jadwal pickup agar pesanan yang sudah siap tidak menumpuk di gudang.
Flash sale jadi salah satu trik untuk mendatangkan banyak pesanan dalam satu waktu tertentu. Tapi jangan salah, buat pemilik bisnis e-commerce, kondisi ini di satu sisi menguntungkan, tetapi di sisi lain bisa menjadi masalah kalau logistiknya tidak disiapkan dengan baik.
Pesanan menumpuk, proses packing yang kewalahan, hingga terlambat pengiriman bisa bikin customer cancel orderan dan keuntungan jadi hilang begitu saja.
Berikut tips yang bisa diterapkan agar proses pengiriman flash sale tetap rapi meski jumlah pesanan meledak.
Prediksi Lonjakan Pesanan
Sebelum flash sale dimulai, buat perkiraan jumlah pesanan yang akan masuk. Anda bisa menggunakan data penjualan dari flash sale bulan atau periode sebelumnya dan pastikan jumlah stok cukup.
Setelah itu, sesuaikan dengan kapasitas tim packing. Misalnya, jika biasanya mampu packing 100 paket per hari, sementara target flash sale 300 paket, Anda perlu menyiapkan tambahan tenaga, kemasan, juga rencana pickup.
Baca Juga: Keuntungan Fitur Lalabag Lalamove dan Kenapa Penting buat Kirim Barang
Tentukan Cut-off Pengiriman
Agar pesanan tidak menumpuk, tentukan batas waktu order yang akan diproses dan dikirim pada hari yang sama. Misalnya, pesanan yang sudah selesai di-packing sebelum pukul 14.00 masuk batch pengiriman sore, sementara pesanan setelahnya dijadwalkan untuk pengiriman berikutnya.
Dengan adanya cut-off, tim packing dan logistik punya target waktu yang jelas sehingga tidak semua pesanan harus dikirim sekaligus.
Kelompokkan Pesanan dan Tentukan Armada

Kelompokkan pesanan berdasarkan prioritas, area tujuan, serta ukuran atau volume barang. Contohnya, pesanan yang harus segera sampai dari flash sale dijadikan prioritas dan bisa dipisahkan dari pesanan reguler.
Lalu, barang berukuran kecil dapat menggunakan kendaraan motor dan bedakan dengan yang paket berjumlah banyak atau berukuran besar.
|
Kebutuhan |
Pertimbangan |
Pilihan Armada |
|
Paket kecil dan jumlah terbatas |
Barang ringan dan praktis dibawa |
Motor |
|
Beberapa paket dalam satu pengiriman |
Volume lebih banyak |
Mobil |
|
Banyak paket atau barang berukuran besar |
Membutuhkan ruang lebih luas |
Pickup/armada yang lebih besar |
|
Pesanan mendesak |
Perlu segera dikirim |
Layanan Prioritas |
Dengan pengelompokan seperti di atas, Anda tidak perlu asal memilih kendaraan. Armada bisa disesuaikan dengan kebutuhan sehingga proses pengiriman lebih efisien.
Baca juga: Perbedaan Layanan Pengiriman Barang Prioritas, Regular, dan Pooling di Lalamove
Jadwalkan Pickup dari Awal
Jangan menunggu semua pesanan terkumpul dulu baru order pengiriman, karena semakin besar risiko pickup terlambat.
Sebaiknya, jadwalkan pickup berdasarkan kesiapan barang. Anda juga bisa membuat batch pengiriman siang dan sore.
“Kalau sudah bisa memperkirakan kapan barang selesai di-packing, pesan fitur Schedule di Lalamove. Anda bisa atur jadwal pengiriman mulai dari 30 menit hingga H-30 hari sebelum pengiriman. Jadi tidak perlu menunggu sampai semua order selesai baru memikirkan pengirimannya,” saran tim operasional Lalamove.
Baca Juga: Bagaimana Fitur Schedule Lalamove Membantu Operasional Logistik Bisnis Anda?
Siapkan Pengiriman untuk Pesanan Mendesak
Saat flash sale, tidak semua pesanan selesai di-packing pada waktu yang sama. Karena itu, Anda bisa menyiapkan jenis pengiriman lain sesuai kondisi order.
Untuk pesanan yang waktu selesainya sudah bisa diperkirakan, Anda dapat menggunakan Lalamove Schedule. Sementara itu, pesanan yang baru selesai di-packing dan perlu segera dikirim dapat menggunakan layanan Prioritas.
Pastikan Tim Packing dan Logistik Saling Berkoordinasi
Tim packing dan logistik juga perlu memiliki informasi yang sama mengenai jumlah barang dan waktu pickup.
Pastikan tim packing mengetahui jadwal kedatangan armada, sementara tim logistik mengetahui berapa banyak paket yang sudah siap. Koordinasi ini membantu mencegah driver datang ketika barang belum selesai diproses atau sebaliknya, barang sudah menumpuk tetapi belum ada armada yang datang.

Dengan persiapan di atas, lonjakan pesanan saat flash sale tidak harus membuat operasional berantakan. Lalamove dapat membantu kebutuhan pengiriman bisnis melalui beragam pilihan armada dan fitur untuk memudahkan pengiriman.

Jika ingin bisnis berkembang lebih cepat dan maksimal, jangan lupa untuk gabung jadi Mitra Bisnis Lalamove. Dengan menjadi Mitra Bisnis Lalamove, Anda bisa mendapatkan prioritas pengiriman yang memastikan pesanan sampai lebih cepat dan tepat waktu.
Selain itu, Anda juga bisa menikmati berbagai keuntungan eksklusif, seperti diskon dan cashback yang membantu menghemat biaya operasional & pengiriman. Ada beberapa keuntungan dan fitur Mitra Bisnis Lalamove lainnya untuk memudahkan pengelolaan bisnis Anda, seperti:
-
Satu akun untuk banyak pengguna – Kelola tim pengiriman dalam satu platform tanpa perlu akun terpisah.
-
Laporan keuangan yang terpusat – Semua pengeluaran pengiriman tercatat dalam satu laporan bulanan untuk memudahkan pemantauan pemakaian.
-
Asuransi lebih tinggi – Semua pesanan dilindungi dengan asuransi, dan asuransi Premium tambahan tersedia sesuai permintaan.
Yuk, siapkan pengiriman bisnis Anda bersama Lalamove. Baik saat flash sale ataupun logistik harian, Lalamove siap diandalkan 24 jam. Download aplikasi Lalamove di AppStore atau PlayStore sekarang!

