Kapan Bisnis Butuh Kontrak Armada Rutin?
Ringkasan
-
Pengiriman manual dengan armada kecil tak selamanya efisien untuk proses logistik bisnis.
-
Jika bisnis Anda mulai memiliki frekuensi pengiriman harian dengan lebih dari satu titik pengantaran reguler, serta waktu yang tak sebentar untuk mengurus logistik, maka Anda perlu mempertimbangkan sistem kontrak armada rutin.
-
Tidak perlu muluk-muluk, agar lebih efisien Anda bisa mempercayakan sistem kontrak ini pada Lalamove+ atau Customized Solutions dari Lalamove.
Pertumbuhan order umumnya merupakan ciri bisnis bisa semakin berkembang. Akan tetapi, jika tidak dibarengi adaptasi sistem pengiriman yang mumpuni, bisnis Anda bisa kacau karena manajemen yang kurang baik. Apalagi, jika Anda tak menyadari segera langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi kepadatan pesanan ini, atau malah mengambil strategi yang keliru dengan menambah personel tim operasional yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan untuk bisnis.
Order Manual Semakin Buang Waktu
Untuk melakukan delivery, setiap hari tim Anda perlu memasukkan alamat, mencari armada, mengatur jadwal driver, sampai memastikan barang tiba ke beberapa tujuan.
Apabila semua aktivitas itu perlu dilakukan rutin setiap harinya, pemesanan layanan manual mungkin tidak lagi menjadi mekanisme yang cocok bagi bisnis Anda. Di titik inilah bisnis perlu mulai menghitung apakah kebutuhan pengirimannya sudah layak dialihkan ke kontrak armada rutin.
Baca juga: 5 Fitur Unggulan Lalamove+ yang Wajib Diketahui Pelaku Bisnis
Tiga Tanda Sudah Waktunya Pindah ke Kontrak Rutin
Tidak perlu menunggu bisnis memiliki ratusan pengiriman untuk mulai mengevaluasi sistem logistik. Gunakan tiga variabel berikut sebagai tolok ukur.
Frekuensi Pengiriman Sudah Harian
Kalau sebelumnya pengiriman hanya dua atau tiga kali seminggu, memakai sistem on demand masih praktis untuk pengiriman. Namun, ketika pengiriman yang sama harus dilakukan tiap hari, Anda sudah bisa menjadwalkan pengiriman ini.
Semakin rutin frekuensinya, semakin sedikit alasan bagi tim untuk mengatur kebutuhan armada dari awal setiap hari.
Ada Lebih dari Satu Titik Tujuan yang Dikirim Secara Reguler
Satu pengiriman harian ke satu alamat mungkin mudah dikelola. Namun, bagaimana jika Anda harus mengirim barang ke puluhan outlet atau pelanggan yang relatif sama? Semakin banyak titik reguler, semakin kompleks pula pengaturan rute dan armadanya.
Waktu Tim Banyak Terbuang untuk Urus Pengiriman Manual
Coba hitung berapa lama tim mengurus pengiriman setiap hari. Jika satu jam atau lebih habis hanya untuk input order, mencari armada, berkomunikasi dengan driver, dan memantau setiap pengiriman, kalikan dengan jumlah hari kerja dalam sebulan.
Jika proses administratif tersebut sudah mengambil porsi signifikan dari jam kerja, maka Anda juga perlu memasukkan waktu kerja mereka ke dalam biaya operasional di luar ongkir.
Lalamove+ Jadi Solusi untuk Pengiriman Kontrak Rutin

Ketika frekuensi, jumlah tujuan, dan waktu operasional menunjukkan pola pengiriman sudah rutin, bisnis dapat mempertimbangkan Lalamove+ atau Customized Solutions dari Lalamove. Layanan ini memungkinkan kebutuhan seperti ongkir, volume barang, handling, rute, hingga waktu pengiriman disesuaikan dengan operasional bisnis.
Lantas, apa saja kelebihannya?
-
Jadwal Pengiriman Terencana
Untuk pola pengiriman berulang, tim tidak harus memasukkan alamat ssatu per satu secara manual setiap pagi. Daftar tujuan, jumlah armada, dan jadwal keberangkatan dapat disampaikan sebelumnya sehingga pengiriman berikutnya berjalan sesuai perencanaan.
-
Ada Koordinator Lapangan yang Mengontrol Pengiriman
Lalamove+ menyediakan koordinator lapangan (korlap) yang membantu memastikan jalannya pengiriman. Korlap juga menjadi penghubung antara mitra driver dan mitra bisnis ketika muncul kendala selama operasional.
Artinya, tim internal tidak perlu menangani sendiri setiap koordinasi dengan banyak driver ketika volume pengiriman meningkat.
-
Dedicated Driver yang Memahami Kebutuhan Pengiriman
Lalamove+ juga menggunakan dedicated driver khusus untuk kebutuhan pengiriman bisnis. Mitra Driver mendapatkan arahan mengenai kebutuhan pengiriman dan SOP handling barang sebelum menjalankan tugas.
Dengan pola tersebut, proses penanganan bisa menjadi lebih konsisten dibandingkan harus menjelaskan kebutuhan operasional dari awal pada setiap pengiriman.
Baca juga: 6 Tips Memilih Armada Pengiriman untuk Barang Berat atau Volume Besar
Kisah Pengguna Lalamove+ PT Kitchenette Lestari
.webp?width=500&height=250&name=kolaborasi%20lalamove%20%26%20kitchenette%20(1).webp)
Salah satu bukti nyata efisiennya layanan ini adalah PT Kitchenette Lestari, pengelola salah satu brand restoran FLOR. Sebelum menggunakan Lalamove+, tim mereka harus menghubungi driver satu per satu, menyesuaikan jadwal, dan memastikan ketersediaan armada untuk hari berikutnya. Ketika kebutuhan pengiriman meningkat, proses tersebut semakin menyita waktu.
Setelah menggunakan Lalamove+, tim cukup melakukan call-up sehari sebelumnya dengan memberikan daftar tujuan, kebutuhan armada, dan jadwal keberangkatan. Pengiriman pun kemudian dapat berjalan sesuai perencanaan dengan dukungan koordinasi lapangan.
Simak kisah selengkapnya di artikel Kolaborasi PT Kitchenette Lestari & Lalamove+, Solusi Pengiriman Efisien dengan Tarif Flat.
Tunggu apa lagi? Jangan tunggu pesanan tak terbendung. Kalau ketiga ciri tersebut sudah terasa dalam operasional bisnis Anda, saatnya konsultasikan kebutuhan pengiriman dengan tim Lalamove+ dan cari skema pengiriman rutin yang lebih sesuai dengan pola bisnis Anda.
