Perbandingan Ongkos Kirim (Ongkir) Blind Van VS Pick Up
Ringkasan:
-
Memilih antara blind van dan pick up tidak hanya soal harga, tetapi juga soal kecocokan dengan kebutuhan pengiriman. Blind van lebih efisien untuk muatan kecil hingga menengah dan memberikan perlindungan ekstra, sementara pick up lebih unggul untuk mengangkut barang besar dalam satu kali perjalanan.
-
Tarif pengiriman sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jarak, volume barang, dan layanan tambahan. Namun, melalui layanan seperti Lalamove, pelaku usaha bisa mendapatkan tarif yang lebih transparan dan pasti sejak awal, tanpa perhitungan rumit seperti sewa konvensional.
Saat pesanan sedang ramai-ramainya, urusan jasa kirim barang jadi tantangan tersendiri. Saat mau kirim barang, Anda mungkin bingung harus pakai blind van atau pick up.
Keduanya akan berpengaruh pada muatan dan tarif pengiriman. Salah pilih armada, ongkir bisa jadi bengkak atau barang malah rusak di jalan. Nah, supaya keuntungan bisnis tetap aman, ketahui perbedaan tarif kirim barang dengan blind van dan pick up melalui artikel berikut.
Perbedaan Kapasitas Blind Van VS Pick Up
Blind Van
Blind van adalah kendaraan dengan bagian belakang tertutup, sehingga barang lebih aman dari hujan, debu, dan risiko kerusakan selama perjalanan. Armada ini biasanya jadi pilihan untuk pengiriman skala kecil hingga menengah, terutama kalau barang butuh perlindungan ekstra.
Dari sisi kapasitas, blind van punya spesifikasi:
-
Berat maksimal: 600 kg
-
Ukuran (P x L x T): 210 cm x 150 cm x 120 cm
Karena ukurannya lebih compact, blind van cocok untuk pengiriman harian yang tidak terlalu besar, misalnya stok toko, paket e-commerce, atau distribusi ringan antar lokasi.
Baca juga: 6 Tips Memilih Armada Pengiriman untuk Barang Berat atau Volume Besar
Pick Up
Kalau kebutuhan kirim barang sudah mulai besar atau bulky, pick up biasanya jadi pilihan. Dibanding blind van, kapasitasnya memang lebih luas, baik dari sisi berat maupun dimensi.
Ada dua jenis pick up yang umum digunakan:
Pick Up Bak (Terbuka)
Digunakan untuk barang yang tidak terlalu sensitif terhadap cuaca dan butuh ruang lebih lega.
-
Berat maksimal: 800 kg
-
Ukuran (P x L x T): 200 cm x 160 cm x 120 cm
Jenis ini sering dipakai untuk material, barang proyek, atau muatan besar yang tidak masalah jika terkena udara terbuka (biasanya ditutup terpal).
Pick Up Box (Tertutup)
Kalau butuh kapasitas besar tapi tetap ingin terlindungi, pick up box jadi opsi terbaik.
-
Berat maksimal: 1000 kg
-
Ukuran (P x L x T): 240 cm x 160 cm x 120 cm
Armada ini cocok untuk pengiriman dalam jumlah besar, tapi tetap ingin barang lebih aman selama perjalanan. Cocok untuk pengiriman mesin industri, usaha catering makanan, atau kirim barang elektronik.
Apa Saja yang Mempengaruhi Tarif Pengiriman?
Sebelum membandingkan tarif blind van dan pick up, penting untuk memahami bahwa biaya kirim barang ditentukan oleh beberapa faktor berikut:
-
Jarak pengiriman. Semakin jauh jarak antara lokasi pickup dan tujuan, maka tarif pengiriman biasanya akan semakin tinggi.
-
Durasi atau sistem sewa. Tarif bisa berbeda tergantung apakah pengiriman dihitung per perjalanan (per trip) atau berdasarkan waktu penggunaan (per jam).
-
Volume dan berat barang: Barang yang lebih besar dan berat membutuhkan kapasitas lebih besar, sehingga berpengaruh langsung pada jenis armada dan biaya kirim. Jika barang besar tentu membutuhkan armada yang lebih besar dan tarif armada yang besar akan lebih mahal.
-
Akses lokasi: Lokasi yang sulit dijangkau, seperti jalan sempit atau area padat, bisa mempengaruhi pilihan kendaraan dan menambah biaya operasional, khususnya jika Anda sewa pick up atau blind van konvensional
-
Layanan tambahan: Penggunaan layanan ekstra seperti tenaga bantu untuk bongkar muat, tol, Door to Door, atau Round Trip akan berpengaruh pada tarif pengiriman.
Kalau Anda pernah sewa armada secara konvensional, mungkin sudah familiar dengan biaya yang bisa berubah-ubah, mulai dari hitungan jam, tambahan karena macet, sampai biaya ekstra karena akses lokasi yang sulit.
Di sinilah layanan seperti Lalamove menawarkan tarif yang transparan. Tarif kirim dengan Lalamove dihitung berdasarkan jarak, armada yang Anda pilih, dan layanan yang Anda gunakan. Tarif transparan sejak awal pemesanan sehingga Anda bisa tahu tarifnya di awal sebelum konfirmasi.
Artinya, Anda bisa lebih tenang dalam mengatur biaya operasional tanpa khawatir ada tambahan biaya tak terduga di luar aplikasi.
Baca juga: Perbedaan Layanan Pengiriman Barang Prioritas, Regular, dan Pooling di Lalamove
Perbedaan Tarif Kirim Barang dengan Blind Van dan Pick Up Lalamove
Lalu berapa perbedaan tarif kirim barang menggunakan blind van VS pick up lewat aplikasi Lalamove? Agar lebih akurat, kami menggunakan contoh pengiriman barang langsung melalui aplikasi, dengan rute dari Ancol ke Bandung Indah Plaza untuk pengiriman barang ke luar kota.
Sebagai informasi, layanan Lalamove bisa diandalkan untuk pengiriman instan ke luar instan 1 hari sampai. Pengiriman ini dilakukan menggunakan layanan Regular dengan tambahan Tol dan Extra Helper.
|
Blind Van |
Pick Up Box |
|
|
Delivery fee |
Rp588.200 |
Rp639.600 |
|
Extra Helper |
Rp75.000 |
Rp85.000 |
|
Toll fee |
Rp100.000 |
Rp100.000 |
|
Pajak |
Rp16.790 |
Rp18.141 |
|
Total |
Rp779.990 |
Rp842.741 |
Namun, perlu diingat jika angka tersebut berlaku saat artikel ini ditulis. Tarif pengiriman bisa berbeda tergantung jam pengiriman, kondisi lalu lintas, dan layanan tambahan yang Anda pilih.
Untuk lebih pasti, cek langsung perbedaan tarif kirim barang di aplikasi Lalamove yang bisa Anda download di AppStore atau PlayStore. Tarif di atas juga bisa lebih hemat dengan memasukkan kode promo LAKIRIMCEPAT dan dapatkan diskon pengiriman hingga Rp350.000 untuk kirim barang ke luar kota.
Siap kirim barang dengan Lalamove? Sewa blind van atau pick up dengan aplikasi Lalamove jadi lebih praktis, cepat, dan fleksibel. Download aplikasinya dan pakai Lalamove sekarang!
FAQ
Blind van memiliki ruang tertutup yang melindungi barang dari cuaca dan debu, sedangkan pick up memiliki kapasitas lebih besar dan cocok untuk barang bulky atau dalam jumlah banyak.
Blind van cocok untuk pengiriman barang skala kecil hingga menengah yang membutuhkan perlindungan ekstra, seperti produk retail, e-commerce, atau barang elektronik.
Pick up bisa lebih efisien digunakan saat Anda perlu mengirim barang dalam jumlah besar atau ukuran besar sekaligus agar tidak perlu bolak-balik pengiriman.
Tidak selalu, karena dalam banyak kasus blind van justru bisa lebih hemat untuk pengiriman ringan hingga menengah karena kapasitasnya lebih kecil dan sesuai kebutuhan.
Tarif dipengaruhi oleh jarak, jenis armada, volume dan berat barang, layanan tambahan, serta sistem perhitungan biaya (per trip atau per jam).
Anda bisa sewa pick up dan blind van lewat aplikasi Lalamove. Anda tak perlu sewa seharian. Anda bisa pakai kendaraan sesuai dengan kebutuhan/jarak sehingga tarif kirimnya jadi lebih terjangkau.
Lalamove menawarkan tarif transparan sejak awal, dihitung per perjalanan, sehingga Anda bisa mengetahui estimasi biaya tanpa khawatir ada biaya tambahan di luar aplikasi.
Anda bisa langsung mengecek estimasi tarif melalui aplikasi dengan memasukkan lokasi pickup, tujuan, dan memilih jenis armada yang diinginkan.



