Biar Gak Kurang Beli, Ini Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Saat Renovasi Rumah

featured image

Ringkasan

  • Menghitung kebutuhan keramik sebelum renovasi penting dilakukan agar saat membeli lebih efisien dan tidak kekurangan. Perhitungan dilakukan berdasarkan luas ruangan, ukuran keramik, dan jumlah isi keramik dalam setiap dus.

  • Selain menghitung jumlah keramik, Anda juga perlu menambahkan cadangan sekitar 5-10% untuk mengantisipasi potongan sudut, kesalahan pemasangan, atau keramik yang pecah selama proses pengiriman dan pemasangan.

  • Proses pengangkutan dan penyimpanan keramik juga harus diperhatikan agar tidak mudah retak atau pecah. Gunakan kendaraan dengan ruang muatan yang aman dan susun dus keramik secara rapi agar kondisi keramik tetap terjaga hingga tiba di lokasi renovasi.

Tidak hanya berfungsi sebagai pelindung lantai dan dinding, keramik bisa menambah estetika sebuah ruangan. Mengganti warna atau motif keramik menjadi salah satu cara untuk merenovasi rumah kecil-kecilan tanpa mengeluarkan budget besar. 

Agar tidak kekurangan atau kelebihan, Anda perlu mengetahui cara menghitung kebutuhan keramik. Dengan mengetahui kebutuhan keramik, Anda jadi bisa menghitung estimasi biaya renovasi rumah yang diperlukan. Jika masih awam, berikut ini cara menghitung kebutuhan keramik saat renovasi rumah. 

Ketahui Isi Keramik dalam 1 Dus

Ada beberapa jenis keramik. Seperti keramik granit, keramik batu alam, keramik semen, keramik porselen, keramik teraso, keramik mozaik, dan lainnya. Setiap jenis keramik lantai memiliki harga yang berbeda sehingga memengaruhi budget yang dibutuhkan.

Anda juga perlu mengetahui isi keramik dalam 1 dus. Biasanya, keramik dijual dalam beberapa ukuran, seperti 20x20 cm hingga 60x60 cm. 

Masing-masing dus berisi jumlah keping yang berbeda. Namun, berikut estimasi isi keramik dalam 1 dus:

  • Keramik 20×20 cm: 25 keping
  • Keramik 30×30 cm: 11 keping
  • Keramik 40×40 cm: 6 keping
  • Keramik 25×40 cm: 10 keping
  • Keramik 25×50 cm: 8 keping
  • Keramik 50×50 cm: 4 keping
  • Keramik 60×60 cm: 3-4 keping

Rumus Menghitung Kebutuhan Keramik

Rumus Menghitung Kebutuhan Keramik

Image: magnific

Sudah menentukan jenis dan ukuran keramik yang ingin Anda gunakan? Langkah selanjutnya adalah hitung luas ruangan. Anda bisa menghitung panjang dan lebar ruangan dengan menggunakan rumus:

Panjang ruangan x lebar ruangan = luas bidang atau ruangan. 

Misal: sebuah ruangan memiliki panjang 8 meter dan lebar 8 meter, maka luas ruangan adalah 64m2.

Konversi Ukuran Keramik ke dalam Meter

Kalau sudah menentukan ukuran keramik, maka Anda perlu mengonversi ukurannya ke dalam satuan meter. 

Misalnya, Anda ingin menggunakan keramik ukuran 40x40 = 1.600 cm persegi. Kemudian bagi dengan 10.000. Sehingga setiap keping keramik ukuran 40x40 cm luasnya adalah 0,16 m2. 

Rumus tersebut bisa diterapkan untuk berbagai jenis ukuran keramik. 

Hitung Kebutuhan Jumlah Keramik

Ini menjadi tahapan paling penting. Anda harus memastikan jumlah keramik yang dibutuhkan pada ruangan. Gunakan rumus berikut ini: 

Total luas ruangan : luas keping keramik

Misalnya, sebuah ruangan punya luas 64m2, sedangkan total luas per keramik ukuran 40x40 cm adalah 0,16 m2. Maka jumlah keramik yang Anda butuhkan:

64 m2 : 0,16 m2 = 400 keping keramik.

Hitung Kebutuhan Jumlah Dus Keramik

Seperti dikatakan sebelumnya jika 1 dus keramik berisi beberapa keping. Setelah mengetahui jumlah keping yang dibutuhkan, Anda bisa menghitung jumlah dus yang perlu dibeli. Gunakan rumus berikut: 

Total keseluruhan kebutuhan keramik : total keramik 1 dus

Maka, 400 : 6 = 66,6 dus atau dibulatkan menjadi 67 dus keramik.

Namun, sebaiknya beli sekitar 1-2 dus tambahan untuk cadangan untuk berjaga-jaga apabila keramik pecah selama proses pengiriman dan pemasangan keramik di rumah.

Dikhawatirkan jika Anda membeli pas sesuai kebutuhan, proses memasang keramik bisa lewat dari estimasi karena harus membeli dan menunggu keramik baru. Belum lagi jika toko bangunan kehabisan stok keramik yang Anda gunakan.

Contoh Perhitungan Kebutuhan Keramik

Contoh Perhitungan Kebutuhan Keramik

Image: magnific

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas, berikut ini contoh perhitungan kebutuhan ubin keramik dengan luas ruangan 64 m2 dan estimasi budget yang harus disiapkan.

Langkah

Rumus

Hasil

1. Hitung luas ruangan

3 m × 4 m

12 m²

2. Hitung luas satu keramik

0,4 m × 0,4 m

0,16 m²

3. Jumlah keramik tanpa wastage

12 m² ÷ 0,16 m²

75 keping

4. Bulatkan ke atas

Pembulatan terdekat ke atas

75 keping

5. Tambah 10% wastage untuk potongan

75 × 10%

7,5 menjadi 8 keping tambahan

6. Total keramik yang diperlukan

75 + 8

83 keping

7. Hitung jumlah dus

83 ÷ 6 keping per dus

13,83 menjadi 14 dus

8. Total biaya keramik

14 dus × Rp50.000

Rp700.000

Perlu diketahui jika wastage 10% dapat disesuaikan (5–15%) tergantung kompleksitas pola pemasangan dan banyaknya potongan sudut.

Estimasi budget tersebut juga hanya untuk pembelian keramik, belum termasuk bahan-bahan lain dan upah tukang bangunan harian.

Baca juga: 'Simak Tips Memilih Lantai Granit Saat Renovasi Rumah'

Tips Angkut dan Simpan Keramik agar Tidak Mudah Pecah

Tips Angkut dan Simpan Keramik agar Tidak Mudah Pecah

Selain menghitung kebutuhan keramik dengan tepat, Anda juga perlu memperhatikan proses pengangkutan dan penyimpanannya. Keramik termasuk material yang cukup rentan retak atau pecah jika disusun dan dibawa secara sembarangan.

Pastikan dus keramik disusun secara rapi dan tidak ditumpuk terlalu tinggi agar beban tidak menekan bagian bawah. Hindari juga benturan selama proses pemindahan dan pengiriman, terutama untuk keramik berukuran besar seperti 60×60 cm yang cenderung lebih berat.

Jika keramik belum langsung dipasang, simpan di area yang kering dan rata untuk mencegah dus lembap maupun keramik bergeser. Sebaiknya gunakan kendaraan dengan ruang muatan yang aman agar keramik tetap stabil selama perjalanan.

Untuk mencegah keramik pecah selama proses pengiriman dari toko ke rumah, jangan lupa menggunakan jasa pengiriman barang terpercaya Lalamove. Lalamove punya banyak pilihan armada, salah satunya adalah mobil pick up box yang cocok untuk mengirim kebutuhan keramik Anda.

Mobil pick up punya kapasitas muatan hingga 1 ton sehingga membantu proses pengiriman jadi lebih efisien karena bisa sekali kirim. Jika ingin belanja bahan bangunan dalam jumlah banyak, Anda juga bisa sewa truk Lalamove yang punya kapasitas lebih besar.

Untuk membantu angkut ke pick up Lalamove menyediakan layanan Extra Helper yang bisa Anda pesan saat melakukan orderan. Pesan Lalamove juga gampang banget!

Hanya lewat aplikasi Lalamove, Anda cukup masukkan alamat pick up dan drop off, lalu mitra driver Lalamove akan menjemput dan membawa barang Anda dengan aman. Ayo pakai aplikasi Lalamove sekarang!

Pakai Lalamove Sekarang!

FAQ

FAQ
Bagaimana cara menghitung kebutuhan keramik untuk renovasi rumah?

Cara menghitung kebutuhan keramik dimulai dengan mengukur luas ruangan menggunakan rumus panjang × lebar. Setelah itu, hitung luas satu keping keramik dan bagi luas ruangan dengan luas keramik tersebut. Dari hasil itu, Anda bisa mengetahui jumlah keping keramik yang dibutuhkan sebelum mengonversinya ke jumlah dus.

Berapa isi keramik dalam 1 dus?

Isi keramik dalam 1 dus berbeda-beda tergantung ukuran dan merek. Sebagai contoh, keramik ukuran 40×40 cm biasanya berisi 6 keping per dus, sedangkan ukuran 60×60 cm umumnya berisi 3-4 keping.

Apakah perlu membeli keramik cadangan?

Ya, sangat disarankan membeli keramik cadangan sekitar 5-10% dari total kebutuhan. Cadangan ini berguna untuk mengantisipasi keramik yang pecah, kesalahan potong, atau kebutuhan perbaikan di kemudian hari.

Apa yang dimaksud wastage pada pemasangan keramik?

Wastage adalah tambahan jumlah keramik yang disiapkan untuk mengantisipasi sisa potongan, pola pemasangan tertentu, serta risiko kerusakan selama proses pemasangan. Besaran wastage biasanya sekitar 5-10% tergantung tingkat kerumitan pemasangan.

Bagaimana cara mengangkut keramik agar tidak mudah pecah?

Keramik sebaiknya disusun rapi dan tidak ditumpuk terlalu tinggi agar tidak menekan bagian bawah. Selain itu, gunakan kendaraan dengan ruang muatan yang aman dan stabil untuk mengurangi risiko benturan selama perjalanan.

Bagaimana cara menyimpan keramik sebelum dipasang?

Simpan keramik di tempat yang kering, rata, dan tidak lembap agar dus tidak rusak dan keramik tidak mudah bergeser maupun retak sebelum proses pemasangan dilakukan.

Read more