5 Rekomendasi Kuliner Murah di Bandung yang Enak dan Legendaris
Ringkasan:
-
Reputasi Bandung sebagai surga kuliner memang nggak perlu diragukan, terutama buat yang ingin makan enak tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
-
Pilihan kulineran di Bandung beragam mulai dari camilan legendaris yang bikin antre seperti Perkedel Bondon, hingga makanan berat seperti Iga Bakar Si Jangkung.
-
Menu Sunda primadona di Bandung, salah satunya Warung Nasi Ibu Imas yang sudah melegenda sejak tahun 1980-an dengan sambal dadak.
Kalau soal makan enak dan murah, Bandung memang punya reputasi tersendiri. Banyak orang datang ke kota ini bukan cuma untuk jalan-jalan, tapi juga untuk berburu kuliner yang rasanya terkenal enak tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Dari camilan legendaris sampai tempat makanan khas Sunda, pilihan kuliner di Bandung cukup beragam dan mudah ditemukan di berbagai sudut kota. Beberapa tempat bahkan sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan tetap ramai sampai sekarang.
Berikut beberapa tempat makan di Bandung yang terkenal enak, populer, dan tetap ramah di kantong.
Baca juga: 7 Rekomendasi Kuliner Malam di Bandung, Ada yang Legendaris!
Perkedel Bondon

Image: Kompas (TRIBUN JABAR/DANIEL DAMANIK)
Alamat: Jl. Stasiun Timur No.26, Kb. Jeruk, Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat
Kisaran harga: Rp 2.500 - Rp 20.000
Jam buka: 10.30 - 02.00 WIB
Begitu turun di Stasiun Bandung, banyak orang langsung kepikiran satu hal, yakni mampir ke Perkedel Bondon. Meski terlihat sederhana, tempat ini hampir selalu ramai oleh orang yang ingin mencicipi perkedel khasnya.
Begitu digigit, baru paham kenapa banyak orang rela antre di tempat makan sederhana ini. Luarnya garing, dalamnya lembut, dan biasanya masih hangat waktu sampai di tangan. Ada yang makan sebagai camilan sambil nunggu kereta, ada juga yang beli banyak buat dibawa pulang.
Harganya juga nggak bikin takut. Justru ini salah satu cara paling murah buat “kenalan” dulu sama kuliner Bandung.
Warung Nasi Ibu Imas

Image: balebandung
Alamat: Jl. Balong Gede No. 38, 48, 67, 94 & Jl. Pungkur No. 81, Bandung
Kisaran harga: Rp 25.000 - Rp 50.000
Jam buka: 09.00 - 20.00 WIB
Kalau berbicara soal kuliner Sunda yang terkenal di Bandung, Warung Nasi Ibu Imas hampir selalu masuk dalam daftar. Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1980-an dan sampai sekarang tetap jadi favorit banyak orang.
Begitu masuk, Anda disambut etalase penuh lauk, dari ayam goreng, ikan, cumi, daging, jeroan, semua ada. Tinggal tunjuk-tunjuk sesuai mood dan isi dompet.
Yang jadi “pemeran utama” di sini biasanya sambal dadak yang pedasnya bikin nagih dan karedok leunca yang segar.
Baca juga: 10 Rekomendasi Wisata Kuliner Kaki Lima di Bandung
Iga Bakar Si Jangkung

Image: Detik (Tya Eka Yulianti)
Alamat: Jl. Cipaganti No. 75G, Pasteur, Kec. Sukajadi, Bandung
Kisaran harga: Rp 40.000 - Rp 645.000
Jam buka: 11.00 - 21.00 WIB
Buat yang lagi ingin makan daging tapi masih mau harga bersahabat, Iga Bakar Si Jangkung bisa jadi jawaban. Dari luar kelihatan sederhana, tapi soal rasa dan porsi, nggak main-main.
Iga di sini disajikan tanpa tulang di atas hot plate panas. Dagingnya empuk, bumbunya nempel, dan ada irisan cabai rawit yang bikin suapan terasa lebih nikmat.
Selain iga bakar, Anda juga bisa pesan sup iga, sate kambing, atau tongseng ayam. Cocok buat makan bareng teman atau keluarga.
Bubur Ayam Bejo

Image: Google Maps/Irra Octavia
Alamat: Jl. A. Yani No. 221-223, Kebon Pisang, Kec. Sumur Bandung
Kisaran harga: Rp 15.000 - Rp 25.000
Jam buka: 24 jam
Bubur Ayam Bejo ini tipe tempat makan yang sering muncul di dua momen: saat orang baru bangun pagi, atau saat mereka butuh sesuatu yang hangat setelah seharian keliling Bandung.
Buburnya kental, disajikan tanpa kuah kuning, jadi topping-nya yang paling menonjol. Satu mangkuk biasanya diisi ayam suwir, cakwe, dan bisa ditambah sate ati ampela kalau mau lebih mantap.
Dengan harga yang masih masuk akal dan porsi yang bikin perut tenang, tempat ini sering jadi pilihan warga lokal maupun wisatawan buat cari makanan hangat di Bandung.
Nasi Kuning Pungkur

Image: Google Maps/Ronald Novianus
Alamat: Jl. Ancol Barat / Jl. Pungkur No. 216, Ciateul, Kec. Regol, Bandung
Kisaran harga: mulai Rp 8.000
Jam buka: mulai 18.00 WIB
Nasi kuning biasanya identik dengan sarapan. Tapi di Bandung, khususnya di Pungkur, Anda bisa menikmatinya justru waktu malam hari.
Satu porsi nasi kuning di sini bisa datang dengan semur jengkol, rendang, orek tempe, dan lauk lain yang bikin piring penuh. Santannya gurih, sambalnya pedas, dan harganya murah makanya nggak ragu kalau mau nambah.
Buat banyak orang, mampir ke sini seperti ritual kecil sebelum pulang. Murah, mengenyangkan, dan bikin selalu ingat lagi kenapa Bandung sering dibilang surga kuliner murah.
Itu tadi beberapa pilihan kuliner murah di Bandung yang bisa Anda jadikan tujuan kalau lagi jalan-jalan cari makan enak. Di luar list ini, masih banyak banget tempat makan seru lain yang tersebar di berbagai sudut kota.
Biar pindah-pindah lokasi kulineran lebih praktis selama di Bandung, Anda bisa pakai Lalamove Ride. Tinggal duduk manis, nggak perlu pusing mikirin rute tercepat atau rebutan parkir di lokasi yang lagi ramai.
Apalagi, Lalamove Ride tersedia 24 jam dengan opsi motor atau mobil. Cukup pesan lewat aplikasi Lalamove, dan Anda bisa langsung meluncur ke spot kuliner favorit di Bandung tanpa ribet.
FAQ
Beberapa yang paling populer adalah Perkedel Bondon di Stasiun Hall, Warung Nasi Ibu Imas yang sudah ada sejak 1980-an, dan Iga Bakar Si Jangkung di Cipaganti.
Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp2.500 untuk camilan seperti perkedel, hingga kisaran Rp25.000 - Rp50.000 untuk menu makan berat seperti nasi sunda atau iga bakar.
"Pemeran utama" di sini adalah sambal dadak yang pedasnya nagih dan karedok leunca yang segar, disandingkan dengan berbagai pilihan lauk sunda.
Nasi Kuning Pungkur adalah pilihannya. Tempat ini justru baru buka mulai jam 18.00 WIB dan sering jadi "ritual kecil" warga maupun wisatawan sebelum pulang.
Gunakan layanan Lalamove Ride. Anda tinggal duduk manis dan tidak perlu pusing memikirkan rute tercepat atau kesulitan mencari parkir di lokasi yang sedang ramai.
