7 Rekomendasi Trekking Ramah Anak di Sentul untuk Liburan Sekolah Seru

featured image

Ringkasan:

  • Trekking ramah anak di Sentul bisa menjadi pilihan aktivitas seru saat liburan sekolah. Destinasi seperti Curug Leuwi Hejo, Curug Leuwi Asih, hingga Curug Love menawarkan jalur yang relatif mudah dengan pemandangan alam yang menarik.

  • Sebelum trekking, pastikan anak menggunakan alas kaki yang nyaman, membawa bekal, dan memilih jalur sesuai usia. Anda bisa konsultasi dengan penyedia jasa trekking untuk memastikan rute ramah anak.

Liburan sekolah jadi momen tepat untuk mengajak anak-anak lebih dekat dengan alam. Kalau bosan dengan mal atau wahana permainan, trekking ramah anak di Sentul bisa menjadi pilihan aktivitas yang menyenangkan sekaligus edukatif.

Selain menawarkan udara segar, jalur trekking di Sentul juga menghadirkan pemandangan sungai, sawah, perbukitan, hingga air terjun yang membuat perjalanan jadi lebih seru.

Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, Depok, dan sekitarnya membuat Sentul menjadi destinasi favorit untuk wisata keluarga. Menariknya, beberapa jalur trekking di Sentul memiliki tingkat kesulitan yang relatif ringan sehingga cocok untuk anak-anak yang baru mulai mengenal aktivitas alam.

Berikut beberapa rekomendasi trekking Sentul ramah anak yang bisa masuk daftar liburan sekolah keluarga.

Curug Leuwi Hejo, Leuwi Lieuk, Leuwi Cepet, dan Leuwi Benjol

Curug Leuwi Hejo, Leuwi Lieuk, Leuwi Cepet, dan Leuwi Benjol

Image: Tempat Wisata Seru

Rute trekking menuju Curug Leuwi Hejo merupakan salah satu yang paling populer di Sentul. Jalurnya cukup bersahabat. Relatif mudah dilalui sehingga banyak dipilih oleh keluarga yang membawa anak-anak.

Dalam satu perjalanan, Anda bahkan dapat mengunjungi beberapa destinasi sekaligus yang berdekatan seperti Curug Leuwi Hejo, Leuwi Lieuk, Leuwi Cepet, dan Leuwi Benjol. Setiap leuwi memiliki daya tarik yang berbeda. Misalnya, Leuwi Hejo terkenal dengan airnya yang jernih berwarna biru kehijauan.

Jalur menuju empat curug tersebut melewati pemukiman warga, perkebunan, dan sawah. Meski ramah anak, tetap awasi anak, terutama saat main air di curug.

Curug Leuwi Asih

Curug Leuwi Asih

Image: Desy Yusnita

Jalur trekking ke Curug Leuwi Asih termasuk kategori easy yang cocok untuk anak-anak. Rutenya hanya sepanjang 3 km dengan durasi perjalanan sekitar 2 jam jika mengikuti rute perjalanan dari jasa penyedia trekking di Sentul.

Di sepanjang perjalanan, mata Anda dan keluarga akan disuguhi pemandangan sawah, bukit ilalang, dan perkebunan. Sesampainya di Curug Leuwi Asih, terdapat kolam yang cukup dangkal dengan ketinggian curug mencapai 15 meter.

Curug Love

Curug Love

Image: Kompasiana/Genoveva Tersiandini

Menurut berbagai ulasan curug ini cocok untuk pemula. Seperti yang dikatakan oleh Imam Arifiyansa di review Google Maps, Curug Love termasuk yang tidak terlalu ramai dengan track ramah anak dan pemula. Curug ini lokasinya juga tidak terlalu jauh dari parkiran.

Menariknya, saat trekking ke Curug Love, Anda akan melewati hutan bambu dan hutan kopi. Hal ini berbeda dengan jalur trekking lainnya di Sentul. Karena itu, jangan lewatkan untuk mengambil foto dan video di lokasi ini.

Baca juga: 6 Tempat Wisata Buat Short Escape di Sekitar Jabodetabek

Curug Cibingbin

Curug Cibingbin

Image: Kompas/Pijaru/Ragil Gitano Prayogo

Curug Cibingbin menawarkan pengalaman trekking yang seru bersama keluarga. Jalur menuju lokasi juga menarik karena akan melewati beberapa sungai kecil. Ada yang melewati jembatan, ada pula yang harus menyeberangi sungainya langsung.

Kalau lelah ada warung di jalur trekking menuju curug ini. Anda dan keluarga bisa istirahat dulu sebelum mulai perjalanan menuju curug.

Sesampainya di Curug Cibingbin, Anda akan menemukan air terjun yang mengalir di antara tebing batu alami. Suasana yang relatif tenang membuat tempat ini cocok untuk keluarga yang ingin menikmati alam.

Curug Cibaliung

Curug Cibaliung

Image: Detik (My Trip My Adventure)

Dari ulasan Mazaya Galva di Google Maps, Curug Cibaliung worth it untuk dikunjungi. Menurutnya, jalur trekking menuju curug ini tidak terlalu panjang, cocok untuk pemula yang ingin jalan santai sambil menikmati pemandangan. Namun tetap hati-hati karena ada beberapa jalan curam dan licin.

Sepanjang perjalanan ada banyak spot foto keren, termasuk jembatan kayu yang ikonik. Suasana curug masih alami. Curug ini juga memiliki air yang sangat jernih, cocok untuk berendam atau hanya untuk sekedar mencelupkan kaki sambil bersantai.

Goa Garunggang

Goa Garunggang

Image: Detik/Grandyos Zafna

Untuk anak-anak yang lebih besar dan menyukai petualangan, Goa Garunggang bisa menjadi destinasi menarik.

Goa Garunggang memiliki formasi batuan unik yang terbentuk secara alam selama jutaan tahun. Di sekitarnya juga terdapat batuan yang bisa jadi spot foto yang menarik.

Akses masuk ke dalam goa memiliki medan yang agak curam dan bisa licin, terutama setelah hujan. Selain itu suasananya juga gelap sehingga butuh penerangan dari headlamp.

Di dalam goa, Anda bisa melihat stalagmit dan stalagtit serta aliran air bawah tanah. Ada juga banyak kelelawar di dalamnya. Jalur trekking menuju lokasi goa juga sangat menarik. Anda dan keluarga melewati persawahan luas, hutan hujan tropis, hingga deretan hutan pinus.

Baca juga: Rekomendasi Cafe Kids Friendly di Sentul

Bukit Paniisan

Bukit Paniisan

Image: Tempo/Mila Novita

Bukit Paniisan menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati pemandangan Sentul dari ketinggian.

Jalur trekking menuju bukit ini cukup menantang namun masih bisa dilakukan oleh anak-anak yang lebih besar dengan kondisi fisik yang baik. Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan perbukitan hijau, area persawahan, serta suasana pedesaan yang menenangkan.

Sesampainya di puncak, tentu saja view cantik Sentul dari atas bukit bisa meredakan rasa lelah selama perjalanan.

Baca juga: 6 Tempat Wisata Gratis di Bogor yang Sayang Dilewatkan

Persiapan Sebelum Trekking Bersama Anak di Sentul

Supaya pengalaman trekking ramah anak di Sentul berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sejak sebelum berangkat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Pilih Jalur Sesuai Usia dan Kemampuan Anak

    Tidak semua jalur trekking cocok untuk semua usia. Jika membawa balita atau anak yang baru pertama kali trekking, pilih rute pendek dan landai seperti Curug Love. Untuk anak yang lebih besar dan sudah terbiasa beraktivitas di alam, coba jalur menuju Goa Garunggang atau Bukit Paniisan.

  • Gunakan Alas Kaki yang Tidak Licin dan Trekking Pole

    Jalur trekking di Sentul umumnya berupa tanah yang rentan licin. Karena itu, gunakan sepatu olahraga atau sandal gunung agar anak lebih aman saat berjalan. Tambah keamanan saat trekking dengan menggunakan trekking pole

  • Siapkan Bekal dan Air Minum yang Cukup

    Anak-anak biasanya lebih cepat merasa lapar dan haus saat beraktivitas di luar ruangan. Bawa air minum yang cukup serta camilan praktis seperti roti, buah potong atau biskuit untuk mengembalikan energi selama perjalanan.

  • Berangkat Lebih Pagi

    Waktu terbaik untuk memulai trekking di Sentul adalah pagi hari saat udara masih sejuk dan belum terlalu terik. Selain lebih nyaman untuk anak-anak, jalur juga biasanya masih belum terlalu ramai sehingga perjalanan terasa lebih santai.

  • Jadikan Trekking Sebagai Media Belajar dan Bertualang

    Supaya anak tidak mudah bosan, libatkan mereka selama perjalanan. Ajak mereka mengenali pohon, menghitung kupu-kupu yang ditemui atau sekadar mencari bentuk batu yang unik.

  • Tetap Utamakan Keselamatan dan Kebersihan

    Selalu awasi anak saat berada di dekat sungai, tebing atau area yang licin. Selain itu, biasakan membawa kembali sampah makanan dan minuman agar anak belajar mencintai alam sejak dini.

Menuju Meeting Point Trekking Lebih Praktis dengan Lalamove Ride

Ingin trekking di Sentul saat liburan sekolah tapi tidak bawa kendaraan pribadi? Tenang saja, Anda bisa langsung menggunakan Lalamove Ride yang bisa mengantar Anda dan keluarga langsung ke titik awal trekking.

Jika menggunakan jasa operator trekking, biasanya mereka menggunakan area sekitar JungleLand sebagai meeting point sebelum memulai perjalanan.

Bagi keluarga yang menggunakan transportasi umum, perjalanan bisa dilakukan dengan naik kereta menuju Stasiun Bogor atau Stasiun Bojonggede terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan ke meeting point menggunakan layanan Lalamove Ride.

Pilih menu Ride di aplikasi Lalamove lalu pesan Car atau CarXL untuk penumpang maksimal enam orang. Bagi yang ingin perjalanan lebih praktis, Lalamove Ride juga bisa dipesan langsung dari rumah menuju titik kumpul trekking di Sentul.

Solusi ini cocok untuk keluarga yang membawa perlengkapan tambahan seperti baju ganti, bekal makanan, hingga perlengkapan bermain air untuk anak. Dengan harga yang transparan dan didukung pengemudi profesional, perjalanan menuju lokasi trekking menjadi lebih nyaman tanpa perlu repot memikirkan parkir atau berganti-ganti transportasi.

Jadi, Anda bisa lebih fokus menikmati petualangan alam dan menciptakan momen liburan sekolah yang berkesan bersama anak-anak. Download aplikasi Lalamove dan pakai Lalamove Ride sekarang!

Pakai Lalamove Ride Sekarang!

Read more