7 Tantangan Logistik yang Sering Dihadapi Bisnis Supplier
Ringkasan:
-
Bisnis supplier sangat bergantung pada kelancaran logistik untuk memastikan barang sampai tepat waktu ke distributor dan reseller.
-
Namun di lapangan, ada berbagai tantangan yang sering muncul, mulai dari keterlambatan pengiriman, biaya logistik yang tidak stabil, hingga risiko kerusakan atau kehilangan barang.
-
Untuk mengatasi hal tersebut, bisnis supplier membutuhkan mitra logistik yang mampu memberikan solusi praktis, mulai dari armada yang lengkap, sistem pemesanan yang mudah, hingga fitur tracking real-time.
Sebagai pemilik bisnis supplier, Anda harus memastikan barang terkirim dengan tepat waktu ke distributor hingga reseller. Pengiriman terlambat bisa membuat partner bisnis Anda kehilangan konsumen. Makanya itu, tantangan logistik yang dihadapi bisnis supplier harus segera diatasi.
Memangnya, apa saja tantangan logistik yang paling menantang dalam bisnis supplier? Berikut ini beberapa tantangan yang kerap dihadapi di lapangan.
Pengiriman Terlambat
Bisnis supplier kerap mengalami pengiriman terlambat dan masih menjadi masalah utama dalam distribusi. Penyebabnya beragam, dari lalu lintas, jadwal pengiriman tidak terorganisir, hingga keterbatasan driver.
Dampaknya, distributor atau reseller bisa kehabisan stok, bahkan berpotensi beralih ke supplier lain yang lebih cepat. Jadi pastikan masalah ini tidak pernah ada lagi di lapangan.
Biaya Logistik yang Tidak Stabil
Biaya logistik yang fluktuatif juga bisa jadi tantangan logistik. Ongkos pengiriman bisa berubah tergantung jarak, jenis armada, hingga kondisi tertentu seperti kenaikan bahan bakar, hujan, atau lonjakan permintaan.
Masalahnya, tidak semua penyedia logistik memberikan biaya yang transparan. Adanya biaya tambahan yang tidak diinformasikan di awal bisa membuat pengeluaran membengkak dan berdampak pada profit yang berkurang.
Baca juga: Perbedaan Layanan Pengiriman Barang Prioritas, Regular, dan Pooling di Lalamove
Risiko Kerusakan atau Kehilangan Barang
Selalu ada risiko barang rusak atau hilang saat pengiriman, terutama untuk pengiriman dalam jumlah besar.
Penyebabnya bisa terjadi karena beberapa hal, dari salah packing, proses loading yang tidak hati-hati, hingga pengiriman yang digabungkan dengan customer lain sehingga meningkatkan risiko barang tertukar.
Koordinasi Pengiriman Tidak Efisien
Masih banyak bisnis supplier yang mengelola pengiriman secara manual, seperti melalui chat terpisah atau telepon. Cara ini mungkin masih bisa digunakan untuk skala kecil, tetapi akan menjadi masalah saat volume pengiriman meningkat.
Tidak ada sistem dalam logistik bisa berisiko miskomunikasi dan sulitnya dilacak, belum lagi proses koordinasi kurang efisien. Akibatnya, tim Anda harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengurus logistik.
Keterbatasan Armada
Tidak semua bisnis supplier memiliki armada sendiri yang lengkap. Padahal, kebutuhan pengiriman bisa sangat dinamis. Contohnya, hari ini mungkin hanya butuh sepeda motor besok bisa saja membutuhkan truk besar atau mobil box untuk pengiriman banyak ke luar kota.
Namun, pemilik bisnis saat ini tak harus mempunyai semua jenis armada. Ada Lalamove yang hadir untuk menjawab kebutuhan logistik harian bisnis. Lalamove hadir dengan armada lengkap, dari sepeda motor, mobil, blind van, pick up, engkel, truk CDD, Fuso, hingga tronton wingbox yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Tidak Ada Tracking
Sewa jasa kirim barang konvensional umumnya tidak memiliki fitur Tracking. Hal ini membuat Anda tidak mengetahui posisi barang secara real time.
Dampaknya, saat pelanggan bertanya status pengiriman, tim tidak bisa memberikan jawaban pasti. Selain itu, kurangnya data juga menyulitkan evaluasi performa logistik, seperti waktu tempuh, efisiensi rute, atau biaya pengiriman.
Baca juga: 9 Fitur Aplikasi Lalamove yang Memudahkan Pengiriman Anda
Permintaan Mendadak
Last minute order jadi hal yang sangat wajar. Distributor bisa menghubungi Anda dadakan saat mereka kehabisan stok atau mengalami lonjakan orderan.
Tantangannya, tidak semua sistem logistik siap menangani kebutuhan ini dengan cepat. Keterbatasan armada atau proses pemesanan yang rumit bisa membuat peluang penjualan terlewat begitu saja.
Lalamove Jadi Solusi untuk Mengatasi Tantangan Logistik Supplier
Melihat berbagai tantangan tersebut, jelas bahwa bisnis supplier membutuhkan logistik yang lebih fleksibel dan didukung oleh sistem teknologi untuk memudahkan proses pengiriman.
Lalamove adalah solusi praktis untuk pengiriman logistik harian bisnis Anda. Armadanya beragam sehingga dapat menyesuaikan jenis kendaraan dengan kebutuhan pengiriman. Proses pemesanan juga cepat karena aplikasi Lalamove yang user friendly serta jaringan mitra driver yang tersebar di banyak titik.
Agar bisnis berkembang lebih cepat dan maksimal, jangan lupa untuk gabung jadi Mitra Bisnis Lalamove. Dengan menjadi Mitra Bisnis Lalamove, Anda bisa mendapatkan prioritas pengiriman yang memastikan pesanan sampai lebih cepat dan tepat waktu.
Selain itu, Anda juga bisa menikmati berbagai keuntungan eksklusif, seperti diskon dan cashback yang membantu menghemat biaya operasional & pengiriman. Ada beberapa keuntungan dan fitur Mitra Bisnis Lalamove lainnya untuk memudahkan pengelolaan bisnis Anda, seperti:
-
Satu akun untuk banyak pengguna – Kelola tim pengiriman dalam satu platform tanpa perlu akun terpisah.
-
Laporan keuangan yang terpusat – Semua pengeluaran pengiriman tercatat dalam satu laporan bulanan untuk memudahkan pemantauan pemakaian.
-
Asuransi lebih tinggi – Semua pesanan dilindungi dengan asuransi, dan asuransi Premium tambahan tersedia sesuai permintaan.
Baca juga: Keuntungan Fitur Premium untuk Mitra Bisnis Lalamove
Tantangan logistik memang tak sepenuhnya bisa dihindari. Namun, Anda bisa mencegah hal ini terjadi dengan mengandalkan layanan pengiriman profesional seperti Lalamove. Tujuannya, agar Anda tetap bisa bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Siap melakukan pengiriman? Download aplikasi Lalamove, lalu daftar jadi Mitra Bisnis Lalamove untuk bisa menikmati berbagai keuntungan. Isi form di link berikut ini atau klik tombol di bawah, nantinya tim Lalamove akan menghubungi Anda.
FAQ
Bisnis supplier adalah usaha yang berfokus pada penyediaan barang dalam jumlah tertentu untuk didistribusikan ke pihak lain, seperti distributor, reseller, atau retailer.
Supplier biasanya menjadi bagian awal dari rantai distribusi. Mereka bisa memproduksi barang sendiri atau mengambil dari produsen, lalu menyalurkannya ke pelaku bisnis lain sebelum sampai ke konsumen akhir.
Beberapa tantangan yang paling umum adalah keterlambatan pengiriman, biaya logistik yang tidak stabil, serta risiko barang rusak atau hilang. Selain itu, banyak bisnis juga menghadapi kendala dalam koordinasi pengiriman yang masih manual, keterbatasan armada, dan tidak adanya sistem tracking yang memadai.
Keterlambatan pengiriman tidak hanya menghambat distribusi barang, tetapi juga bisa berdampak pada penjualan partner bisnis seperti distributor dan reseller. Jika mereka kehabisan stok, mereka bisa kehilangan pelanggan. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menurunkan kepercayaan dan membuat mereka beralih ke supplier lain yang lebih cepat dalam pengiriman.
Langkah pertama adalah memilih mitra logistik yang memiliki tarif transparan, sehingga Anda tahu biaya yang harus dikeluarkan sejak awal. Selain itu, penting juga untuk menyesuaikan jenis armada dengan kebutuhan pengiriman agar lebih efisien. Menggunakan sistem logistik berbasis teknologi juga membantu Anda memantau dan menganalisis pengeluaran secara lebih terstruktur.
Sistem tracking membantu Anda mengetahui posisi barang secara real-time. Ini penting untuk memastikan pengiriman berjalan sesuai rencana dan memberikan update yang akurat kepada pelanggan. Tanpa tracking, tim akan kesulitan memberikan informasi saat ada pertanyaan dari pelanggan, dan proses evaluasi logistik juga menjadi lebih sulit karena minim data.
Untuk menghadapi last-minute order, Anda membutuhkan sistem logistik yang fleksibel dan responsif.Menggunakan layanan on-demand seperti Lalamove bisa membantu karena Anda dapat memesan armada dengan cepat sesuai kebutuhan. Dengan jaringan driver yang luas, peluang untuk memenuhi pesanan mendadak jadi lebih besar tanpa mengganggu operasional.
