Beberapa Poin Kendala dalam Pengiriman Bisnis UMKM & Cara Mengatasinya
Ringkasan:
-
Perjalanan seorang pebisnis, tidak luput dari tantangan. Ragam tantangan terus datang silih berganti dan terkadang membuat para pebisnis menjadi kewalahan.
-
Beberapa tantangan seperti keterlambatan, order tinggi yang bikin kewalahan, sampai pembengkakan biaya, seringkali membuat bisnis menjadi hilang arah. Oleh karena itu, beberapa cara mengatasi tantangan bisnis akan dijelaskan di artikel berikut ini.
Bisnis UMKM kerap menghadapi tantangan tak kasat mata setiap harinya. Tak hanya tentang sales dan pelanggan, tantangan seringkali muncul dari ranah operasional, terkhusus dalam hal pengiriman. Meski terkesan sepele, tantangan pengiriman yang dibiarkan terus-menerus akan mempengaruhi omzet, reputasi bisnis, dan loyalitas pelanggan. Itulah mengapa, tantangan-tantangan ini tidak bisa Anda lewatkan begitu saja untuk bisnismu.
Tantangan atau Pain Points Pengiriman Bisnis UMKM
Adapun, penting bagi pebisnis UMKM untuk mengetahui pain points atau tantangan pengiriman yang paling sering terjadi, agar bisnis bisa berjalan lebih efektif. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
Keterlambatan
Keterlambatan biasanya terjadi karena kurangnya armada dan kurir serta tak adanya mekanisme antisipasi untuk pengiriman dalam volume besar, sehingga customer tidak puas dan rating toko pun ikut menurun.
Order Tinggi yang Justru Membuat Kewalahan
Banyak UMKM mengalami lonjakan order pada momen tertentu seperti weekend dan Hari Raya. Sayangnya, tidak jarang UMKM yang belum memiliki mekanisme kesiapan operasional yang jelas untuk itu. Alhasil, Anda bisa kewalahan dalam mempersiapkan pengiriman.
Baca juga: 5 Langkah Menyusun Rencana Bisnis agar Berjalan Efektif dan Efisien
Pembengkakan Biaya
Banyak pemilik UMKM tak sadar bahwa biaya kecil yang terus keluar setiap hari bisa menjadi besar dalam jangka panjang. Biaya logistik seperti bensin, ongkos kurir, dan sewa kendaraan cenderung membuat keuntungan menipis jika tidak dihitung dengan baik.
Kerusakan atau Kehilangan Barang
Kualitas penanganan barang yang tidak konsisten selama proses pengiriman dapat meningkatkan risiko barang rusak atau hilang, yang pada akhirnya merugikan UMKM secara finansial.
Kurangnya Transparansi Biaya Ongkir
Biaya pengiriman yang tidak transparan seringkali membuat pelanggan kabur karena merasa “dijebak”. Apalagi, jika ada kenaikan biaya tiba-tiba setelah pembelian. Hal ini bisa menghilangkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnismu.
Cara Mengatasinya: Pilih Jasa Pengiriman yang Andal
Sebenarnya, hanya perlu satu cara untuk mengatasi berbagai tantangan di atas, yaitu memilih mitra layanan pengiriman yang tepat, andal, dan profesional. Untuk itu, Anda bisa memilih Lalamove dan bergabung menjadi mitra bisnisnya.
Dengan menjadi Mitra Bisnis Lalamove, Anda bisa mendapatkan prioritas pengiriman yang memastikan pesanan sampai lebih cepat dan tepat waktu.
Selain itu, Anda juga bisa menikmati berbagai keuntungan eksklusif, seperti diskon dan cashback yang membantu menghemat biaya operasional. Tidak hanya itu, fitur-fitur berikut akan mempermudah pengelolaan bisnis Anda:
-
Satu akun untuk banyak pengguna – Kelola tim pengiriman dalam satu platform tanpa perlu akun terpisah.
-
Laporan keuangan yang terpusat – Semua pengeluaran pengiriman tercatat dalam satu laporan bulanan untuk memudahkan pemantauan pemakaian.
-
Asuransi lebih tinggi – Semua pesanan dilindungi dengan asuransi, dan asuransi premium tambahan tersedia sesuai permintaan.
FAQ
Ya, tantangan yang datang silih berganti sangat mempengaruhi berkembangnya bisnis apabila Anda salah dalam menanganinya.
Tantangan yang sering dihadapi pebisnis diantaranya adalah:
-
Keterlambatan
-
Order tinggi yang bikin kewalahan
-
Pembengkakan biaya
-
Kerusakan/kehilangan barang
-
Kurangnya transparasi biaya ongkir

