Bukan Cuma Istana Maimun, Ini 10 Wisata Sejarah Medan yang Tak Boleh Terlewat!

featured image

Ringkasan:

  • Medan bukan cuma soal Istana Maimun. Kota ini menyimpan banyak destinasi wisata sejarah dengan arsitektur unik yang mencerminkan perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, Eropa, hingga India.

  • Mulai dari bangunan ikonik seperti Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mashun, hingga spot bersejarah lain seperti Tjong A Fie Mansion, Menara Air Tirtanadi, dan Gedung Warenhuis, semuanya menawarkan pengalaman wisata yang nggak cuma estetik tapi juga penuh cerita.

  • Dengan banyaknya pilihan destinasi dalam satu kota, wisata sejarah di Medan bisa jadi pengalaman lengkap, mulai dari eksplorasi budaya, belajar sejarah, sampai berburu spot foto yang instagramable.

Kalau bicara soal wisata sejarah Medan, pikiran Anda mungkin langsung tertuju pada kemegahan Istana Maimun. Tapi tahukah Anda kalau ibu kota Sumatera Utara ini sebenarnya punya segudang bangunan tua dengan arsitektur menakjubkan yang belum banyak terekspos?

Berikut spot atau tempat wisata sejarah Medan dengan arsitektur menakjubkan.

Istana Maimun

Istana Maimun

Image: Jelajahnesia.id

Lokasi: Jl. Brigjend Katamso No.370, Sei Mati, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara

Belum ke Medan rasanya kalau belum mampir ke Istana Maimun, ikon kota yang dibangun tahun 1888 oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Begitu sampai, Anda akan disambut bangunan dua lantai yang didominasi oleh warna kuning keemasan khas Melayu, dengan total 30 ruangan yang dibagi menjadi bangunan induk, sayap kiri, dan sayap kanan.

Bagi pecinta fotografi, area lantai dua adalah spot terbaik untuk menangkap detail ventilasi dan ornamen pintu yang estetik. Selain itu, kehadiran Meriam Puntung di sisi istana memberikan nilai tambah bagi Anda yang gemar mendokumentasikan situs-situs peperangan bersejarah di Sumatera Utara.

Menara Air Tirtanadi

Menara Air Tirtanadi

Image: Medanwow.id

Lokasi: Jl. Sisingamangaraja No.1, Ps. Baru, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara

Menara setinggi 42 meter ini merupakan peninggalan pemerintah kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1908. Sebagai pusat distribusi air bersih pertama di Medan, hebatnya, menara ini tetap kokoh hingga sekarang, padahal usianya sudah lebih dari 100 tahun.

Daya tarik utama bagi pengunjung tentu saja desain bangunannya yang unik dengan detail arsitektur Eropa. Anda bisa memanfaatkan trotoar di sekitar lokasi untuk mendapatkan sudut pandang terbaik saat memotret.

Baca juga: 5 Tempat Ikonik di Kota Medan yang Wajib Dikunjungi saat Weekend

Museum Tjong A Fie Mansion

Museum Tjong A Fie Mansion

Image: Travels.com/Intan Suryaningrum

Lokasi: Jl. Jend. Ahmad Yani No.105, Kesawan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara

Jam buka: 09.00-17.00 WIB

Tiket masuk: Rp35.000 (umum) & Rp20.000 (pelajar)

Sebelum difungsikan sebagai museum, bangunan berlantai dua ini merupakan rumah kediaman saudagar Tionghoa paling berpengaruh di Medan, yaitu Tjong A Fie. Nilai sejarahnya tak main-main, bahkan bangunan ini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional sejak 2015 karena keunikan arsitektur Tionghoa, Melayu, dan Eropa yang menyatu sempurna.

Bagi Anda yang pecinta fotografi, setiap sudutnya sangat instagenik, apalagi tersedia penyewaan kostum untuk menambah vibes Tionghoa dalam foto Anda. Tiket masuk sudah termasuk biaya pemandu wisata yang siap menceritakan sejarah peninggalan asli keluarga Tjong A Fie selama 45 menit kunjungan.

Baca juga: Panduan ke Tjong A Fie Mansion Medan, Cek Rute dan Kegiatan yang Bisa Anda Lakukan

Taman Tjong A Hian

Taman Tjong A Hian

Image: Atourin.com

Lokasi: Jl. Jend. Ahmad Yani No.105, Kesawan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara

Masih dalam satu kompleks dengan kediaman Tjong A Fie, taman ini adalah monumen penghormatan untuk sang kakak, Tjong Yong Hian (1850-1911). Selain menyuguhkan pemandangan kolam teratai yang asri, taman ini juga sangat informatif karena tersedia papan bacaan di sekitar area taman yang menceritakan kontribusi beliau dalam kemajuan multikulturalisme di Medan.

Jangan lupa untuk berpose di dekat pintu-pintu berukir cantik, anak tangga, dan area kolam teratai yang bernuansa vintage khas Tionghoa. Beberapa pengunjung bahkan datang memakai outfit Hanfu atau pakaian adat China lainnya.

Masjid Raya Al Mashun

Masjid Raya Al Mashun

Images: aurorawisata.net

Lokasi: Jl. Sisingamangaraja No.74c, Mesjid, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara

Hanya berjarak sekitar 200 meter dari Istana Maimun, Anda akan menemukan kemegahan Masjid Raya Al-Mashun yang sudah berdiri sejak tahun 1906. Dari luar, bangunan ini terlihat sangat dominan dengan warna putih krem dan aksen hijau muda, serta kubah-kubah hitam besar berbentuk segi delapan yang sangat ikonik saat dipotret pada waktu senja.

Satu hal yang membuat Masjid Raya Al-Mashun sangat ikonik adalah desain dasarnya yang berbentuk segi delapan. Bangunan ini memiliki empat sayap utama yang menghadap ke empat penjuru mata angin, memberikan ruang interior yang luas dan sirkulasi udara yang nyaman.

Kemegahan ini merupakan rancangan Sultan Ma’mun Al-Rasyid yang ingin menunjukkan identitas kuat Kesultanan Deli melalui arsitektur yang menggabungkan elemen kaca patri Eropa dengan estetika Timur Tengah yang kental.

Baca juga: One Day Trip Medan: Destinasi Wisata Kota Medan dalam Sehari, Cocok Buat Liburan Akhir Pekan

Graha Maria Annai Velangkanni

Graha Maria Annai Velangkanni

Images: Google Maps/Peter Chandra Alam

Lokasi: Jl. Sakura III No.7-10, Tj. Selamat, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara 20135

Melihat bangunannya sekilas, Anda mungkin mengira sedang berada di Tamil Nadu, India. Gereja Katolik yang berlokasi di Medan Tuntungan ini memiliki arsitektur unik yang menggabungkan gaya India dan Nusantara secara sempurna.

Didedikasikan untuk Bunda Maria, gedung dua lantai ini bukan hanya tempat ibadah, melainkan mahakarya seni yang kaya akan simbolisme Kristiani di setiap ukiran dan lukisannya.

Di aula utama, pengunjung wajib melepas sepatu dan dilarang mengambil foto agar tidak mengganggu suasana doa. Tertarik berkunjung ke sini?

Museum Negeri Sumatera Utara

Museum Negeri Sumatera Utara

Images: Meramuda.com (Mitsubishi sardana meda)

Lokasi: Jl. HM. Joni No.51, Teladan Bar., Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara

Jam buka:

  • Selasa-Jum'at 09.00-15.30

  • Sabtu-Minggu 09.00-15.00

Instagram: museumsumut.official

Siapa bilang wisata bersejarah dan edukasi itu mahal? Di Museum Negeri Sumatera Utara, Anda cukup merogoh kocek Rp5.000 saja untuk bisa keliling dunia masa lalu. Museum ini selalu ramai dikunjungi pelajar dari SD hingga mahasiswa, menjadikannya tempat yang sangat hidup untuk berwisata sambil belajar.

Salah satu bagian paling menarik di museum ini adalah pameran tentang pengaruh global pada masa lampau, seperti hubungan dagang dengan Dinasti Qin dan Ming.

Koleksi benda-benda dari masa itu tertata sangat rapi dan memberikan perspektif baru bagi para pengunjung bahwa sejarah kita tidak pernah berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan kebudayaan besar lainnya.

Pos Bloc Medan

Pos Bloc Medan

Images: Travelkompas.com (Dok. Instagram @posblocmedan)

Lokasi: Jl. Pos No.1, Kesawan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara

Jam buka:

  • Weekdays 10.00 - 22.00
  • Weekends 08.00 - 23.00

Instagram: posblocmedan

Berlokasi tidak jauh dari Deli Park Mall, gedung ikonik ini menawarkan suasana interior era kolonial yang indah dan jauh dari kebisingan jalanan pusat kota. Anda bisa menghabiskan waktu dengan cafe hopping di antara deretan kedai kopi kekinian atau menghadiri konser musik yang sering diadakan di area Great Hall.

Menariknya, tempat ini juga menyediakan museum edukasi yang menyimpan mesin ketik hingga timbangan surat bersejarah untuk Anda jelajahi. Tulisan "ANNO 1911" di dinding luar menjadi penanda identitas sejarah yang wajib Anda abadikan sebagai latar belakang foto yang autentik.

Gedung Bank Indonesia Sumatera Utara

Gedung Bank Indonesia Sumatera Utara

Images: sumut.antaranews.com

Lokasi: Jl. Balai Kota No.4, Kesawan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara

Bagi Anda pemburu konten vintage, area di depan gedung BI adalah lokasi yang tidak boleh terlewatkan. Pilar-pilar besar bergaya Neoklasik/Art Deco memberikan latar belakang yang sangat elegan dan mewah. Karena diapit oleh Balaikota dan De Boer Hotel, Anda bisa mendapatkan banyak stok foto bangunan bersejarah sekaligus hanya dengan berjalan kaki di satu area ini saja.

Gedung Warenhuis

Gedung Warenhuis

Image: Google Maps/moodlyricsbm yt

Lokasi: Jl. Hindu, Kesawan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara

Gedung Warenhuis merupakan situs bersejarah di pusat Kota Medan yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan diresmikan pada tahun 1919. Arsitekturnya bergaya Eropa klasik hasil rancangan arsitek Jerman. Dulunya merupakan bunker supermarket dan pernah dijadikan sebagai gedung kantor dinas.

Setelah direvitalisasi, gedung dua lantai ini bertransformasi dari bangunan yang tadinya terkesan angker menjadi spot paling instagenic dengan dominasi warna putih bersih dan jendela krem yang estetik. Anda bisa mampir ke sini untuk berfoto di depan fasadnya yang mewah.

Baca juga: Cara Mudah Keliling Medan Tanpa Repot Parkir: Coba Lalamove Ride Sekarang!

Gimana? Sudah kebayang kan betapa estetiknya feed Instagram Anda setelah mengunjungi wisata sejarah ini? Medan benar-benar membuktikan bahwa sejarah nggak harus membosankan.

Jangan cuma disimpan di wishlist, segera jadwalkan perjalanan Anda di Kota Medan. Untuk perjalanan lebih nyaman dan praktis, jangan lupa pesan Lalamove Ride.

Layanan antar penumpang dari Lalamove ini sudah hadir di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang dengan tarif yang lebih terjangkau dan hadir 24 jam.

Download aplikasi Lalamove, lalu pilih menu Ride/Penumpang. Pakai kode promo LALATRIP untuk dapat diskon hingga 50%.

Wisata di Medan Pakai Lalamove Ride

FAQF

FAQ
Apa saja wisata sejarah di Medan yang wajib dikunjungi?

Beberapa destinasi wisata sejarah di Kota Medan yang paling direkomendasikan antara lain Istana Maimun, Masjid Raya Al-Mashun, Tjong A Fie Mansion, serta kawasan heritage Kesawan yang mencakup Gedung Warenhuis dan Gedung Bank Indonesia Sumatera Utara.

Berapa biaya masuk wisata sejarah di Medan?

Biaya masuk bervariasi tergantung lokasi. Beberapa tempat seperti Tjong A Fie Mansion mengenakan tiket masuk dengan fasilitas pemandu, sementara Museum Negeri Sumatera Utara menawarkan tiket yang sangat terjangkau. Namun, ada juga destinasi yang bisa dinikmati secara gratis dari area luar, sehingga wisata sejarah di Medan tetap ramah untuk berbagai budget.

Apakah wisata sejarah Medan bisa dikunjungi dalam satu hari?

Sebagian besar destinasi berada di pusat kota dan saling berdekatan, sehingga memungkinkan untuk dikunjungi dalam satu hari, terutama jika itinerary sudah disusun dengan baik.Namun, jika ingin menikmati setiap tempat secara lebih mendalam, termasuk masuk ke museum dan mengikuti tur, disarankan untuk mengalokasikan waktu lebih dari satu hari.

Apa keunikan wisata sejarah di Medan dibanding kota lain?

Keunikan Medan terletak pada keberagaman budaya yang tercermin dalam arsitekturnya. Dalam satu kota, Anda dapat menemukan bangunan bergaya Melayu, kolonial Eropa, Tionghoa, hingga India seperti pada Graha Maria Annai Velangkanni. Hal ini menjadikan Medan sebagai salah satu kota dengan karakter sejarah yang sangat beragam di Indonesia.

Bagaimana cara menjangkau wisata sejarah di Medan dengan praktis?

Untuk mobilitas yang lebih efisien, Anda bisa menggunakan layanan transportasi seperti Lalamove melalui fitur Ride. Dengan layanan Lalamove Ride, Anda dapat mengunjungi beberapa lokasi dalam satu hari tanpa perlu berpindah-pindah kendaraan, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan terjadwal dengan baik.

Read more