8 Rekomendasi Wisata Religi di Cirebon untuk Ziarah dan Wisata Sejarah

featured image

Ringkasan

  • Cirebon tidak hanya terkenal dengan kuliner dan batiknya, tetapi juga memiliki banyak destinasi wisata religi yang sarat sejarah dan budaya.

  • Beberapa rekomendasi tempat wisata religi di Cirebon, seperti Makam Sunan Gunung Jati sebagai salah satu makam Wali Songo, Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang bersejarah, hingga Goa Sunyaragi yang dulunya menjadi tempat meditasi keluarga kesultanan.

Siapa sangka, di balik terkenal dengan empal gentong dan batiknya, Cirebon ternyata menyimpan banyak spot wisata religi yang penuh sejarah. Bahkan, beberapa tempatnya sudah jadi tujuan ziarah favorit wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Jika Anda sedang mencari referensi wisata religi di Cirebon untuk liburan bersama keluarga atau perjalanan spiritual, simak rekomendasi lengkapnya sampai akhir. Siapa tahu, ada destinasi yang bisa masuk wishlist perjalanan Anda berikutnya!

Makam Sunan Gunung Jati

Makam Sunan Gunung Jati

Image: detik (Ony Syahroni/detikJabar)

Lokasi: Jl. Makam Jl. Sunan Gn. Jati, Astana, Kec. Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat

Jam buka: 24 jam

Sebagai salah satu makam Wali Songo yang paling terkenal di Indonesia, tempat ini selalu ramai didatangi peziarah dari berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara. Menariknya, peziarah yang datang tidak hanya umat Muslim, tetapi juga masyarakat keturunan Tionghoa yang berziarah ke makam Putri Ong Tien, istri Sunan Gunung Jati yang berasal dari Dinasti Ming.

Di area makam, Anda akan menemukan banyak ornamen khas Tionghoa seperti piring dan gentong kuno yang dipercaya merupakan peninggalan Putri Ong Tien. Kompleks makam ini juga memiliki sembilan pintu bersejarah, tetapi pengunjung umum biasanya hanya diperbolehkan sampai area Pasujudan, sementara bagian dalamnya khusus untuk keluarga keraton.

Selain menjadi tempat ziarah, kawasan ini juga dilengkapi area parkir luas, mushola, hingga banyak pedagang makanan dan suvenir. Jika berkunjung pada waktu tertentu, wisatawan juga dapat menyaksikan tradisi budaya khas seperti Panjang Jimat dan Grebeg Syawal yang masih dilestarikan hingga sekarang.

Petilasan Mbah Kuwu Sangkan Cirebon Girang

Petilasan Mbah Kuwu Sangkan Cirebon Girang

Image: Detik (Devteo Mahardika/detikJabar)

Lokasi: Jl. Kramat Talun, Kerandon, Kec. Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat

Jam buka: 24 jam

Petilasan Mbah Kuwu Sangkan menjadi salah satu tempat ziarah yang cukup dikenal di kawasan Cirebon Girang. Suasananya cenderung lebih tenang dan sederhana dibandingkan kawasan Makam Sunan Gunung Jati, sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin berziarah dengan suasana lebih khusyuk.

Area ziarah utama di bagian dalam diperuntukkan khusus laki-laki, sementara area perempuan berada di sisi samping dekat pintu masuk. Tempat ini juga cukup terawat dan memiliki suasana asri dengan pemandangan sawah di sekelilingnya yang menambah kesan damai saat berkunjung.

Fasilitas di kawasan ini terbilang memadai, mulai dari area parkir motor dan mobil, warung kecil, hingga tempat istirahat sederhana. Menariknya lagi, banyak kucing berkeliaran di sekitar area petilasan yang sering menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Image: wikipedia

Lokasi: Jl. Kasepuhan No.Komplek, Kesepuhan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat

Jam buka: 24 jam

Masjid bersejarah di kawasan Keraton Kasepuhan ini menjadi salah satu simbol penting perkembangan Islam di Cirebon. Dibangun sekitar tahun 1480 oleh Sunan Gunung Jati bersama Sunan Kalijaga dan para wali lainnya, bangunannya masih mempertahankan arsitektur tradisional Jawa dengan dominasi kayu serta ukiran khas Cirebon yang sarat nilai budaya dan sejarah.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga terkenal sebagai destinasi wisata religi karena memiliki tradisi unik saat salat Jumat, yaitu adzan yang dikumandangkan oleh tujuh muadzin secara bersamaan sebagai simbol persatuan umat. Suasananya yang sejuk dan nyaman membuat banyak wisatawan maupun peziarah datang untuk beribadah sekaligus menikmati sejarah perkembangan Islam di Cirebon.

Situs Wisata Religi Sindang Pancuran

Situs Wisata Religi Sindang Pancuran

Image: rakyatjabarnews

Lokasi: Sindanglaut, Kec. Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45183

Jam buka:

Situs Wisata Religi Sindang Pancuran dikenal sebagai tempat bersejarah dengan tujuh mata air keramat yang dipercaya memiliki nilai spiritual dan membawa keberkahan. Tempat ini juga menjadi salah satu lokasi yang berkaitan dengan perjalanan dakwah Pangeran Walangsungsang dan Nyai Rara Santang.

Pengunjung biasanya datang untuk berziarah, berdoa, mengambil air dari pancuran, hingga menikmati suasana kawasan yang masih asri dan tenang. Selain wisata religi, tempat ini juga menarik dikunjungi untuk mengenal sejarah penyebaran Islam di Cirebon.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cirebon, dari Destinasi Budaya sampai Kuliner yang Wajib Dikunjungi

Taman Wisata Goa Sunyaragi Cirebon

Taman Wisata Goa Sunyaragi Cirebon

Image: antaranews (ANTARA/Ho-Humas)

Lokasi: Jl. Sunyaragi No.5, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132

Jam buka: 08.00-17.00 WIB

HTM: Rp17.000/orang

Taman Wisata Goa Sunyaragi merupakan salah satu destinasi wisata sejarah dan religi populer di Cirebon yang terkenal dengan bangunan gua batu karangnya yang unik. Tempat ini sudah ada sejak abad ke-16 dan dulunya digunakan sebagai tempat meditasi, menyepi, sekaligus tempat beristirahat keluarga Kesultanan Cirebon.

Nama Sunyaragi sendiri berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu sunya yang berarti sepi dan ragi yang berarti raga. Filosofi tersebut menggambarkan fungsi tempat ini sebagai lokasi untuk menenangkan jiwa dan pikiran.

Destinasi ini cukup mudah dijangkau karena berada tidak jauh dari pusat kota maupun stasiun kereta. Perjalanan menuju lokasi hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit dari pusat Kota Cirebon.

Daya tarik utama Goa Sunyaragi terletak pada arsitekturnya yang menyerupai labirin batu karang dengan perpaduan unsur budaya Islam dan Hindu. Banyak wisatawan datang untuk menyusuri lorong-lorong gua, melihat bangunan bersejarah, sekaligus berburu foto estetik di berbagai sudut kawasan.

Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan

Image: travelspromo

Lokasi: Jl. Kasepuhan No.43, Kesepuhan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat

Jam buka: 08.00-18.00 WIB

Keraton Kasepuhan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan religi paling populer di Cirebon. Selain melihat bangunan keraton yang masih terawat dengan baik, pengunjung juga dapat menjelajahi museum yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan bersejarah seperti kereta kencana, meriam, senjata perang, hingga perabot kerajaan zaman dahulu.

Menariknya, tiket masuk sekitar Rp30.000 sudah termasuk akses ke seluruh area museum dan biasanya pengunjung akan ditemani pemandu wisata yang menjelaskan sejarah Kesultanan Cirebon dengan santai dan mudah dipahami. Bahkan, di salah satu area museum tersedia pertunjukan film berbasis AI yang menceritakan sejarah Cirebon dan Keraton Kasepuhan secara modern dan interaktif.

Lokasinya juga tidak jauh dari Makam Sunan Gunung Jati, sehingga sering menjadi destinasi lanjutan bagi wisatawan yang sedang melakukan wisata religi dan ziarah di Cirebon. Tertarik datang ke sini?

Masjid Merah Panjunan

Masjid Merah Panjunan

Image: antaranews (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Lokasi: Jl. Panjunan No.43, Panjunan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45112

Jam buka: 24 jam

Rekomendasi wisata religi di Cirebon selanjutnya adalah Masjid Merah Panjunan atau yang juga dikenal dengan nama Masjid Al Athyah. Masjid ini dipercaya telah berdiri sejak abad ke-15 pada masa penyebaran Islam oleh Sunan Gunung Jati. Konon, tempat ini dahulu sering digunakan sebagai pusat kegiatan dakwah dan pertemuan para wali di Cirebon.

Keunikan utama masjid ini terletak pada arsitekturnya yang didominasi susunan bata merah tanpa banyak sentuhan modern, sehingga memberikan nuansa klasik khas bangunan Islam kuno di pesisir Jawa. Dari sinilah masyarakat kemudian lebih mengenalnya dengan sebutan Masjid Merah Panjunan.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga memiliki nilai sejarah yang erat kaitannya dengan perkembangan Islam di Cirebon sebelum pusat kegiatan salat Jumat dipindahkan ke Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Hingga sekarang, suasana tradisional dan nilai historisnya masih terasa kuat dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun peziarah.

Petilasan Sunan Kalijaga

Petilasan Sunan Kalijaga

Image: Detik (Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)

Lokasi: Jl. Bhakti Abri, Kalijaga, Kec. Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat 45144

Jam buka: 24 jam

Tempat ini dipercaya sebagai lokasi singgah dan tempat Sunan Kalijaga menetap sementara saat berdakwah di wilayah Cirebon. Petilasan ini juga dikenal dengan sebutan Taman Kera Sunan Kalijaga karena area sekitarnya dihuni puluhan monyet liar yang sudah lama hidup di kawasan tersebut.

Menurut cerita masyarakat setempat, keberadaan monyet-monyet itu memiliki kaitan dengan kisah para santri Sunan Kalijaga pada masa dahulu.

Suasana kawasan yang masih dipenuhi pepohonan membuat tempat ini terasa cukup tenang untuk berziarah, bertafakur, maupun tirakat. Banyak pengunjung memilih datang menggunakan motor karena akses menuju area dalam lebih mudah dijangkau dan tidak dibatasi waktu kunjungan.

Baca juga: Lalamove Ride Resmi Hadir di Cirebon, Ini Keunggulannya untuk Aktivitas Harian Anda

Demikian deretan wisata religi di Cirebon yang tidak hanya menawarkan pengalaman spiritual, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang menarik untuk dipelajari. Mulai dari makam para wali, masjid bersejarah, hingga tempat-tempat ziarah lintas agama, semuanya menunjukkan bagaimana Cirebon menjadi salah satu pusat perkembangan budaya dan religi di tanah Jawa.

Agar perjalanan wisata religi di Cirebon semakin nyaman, Anda juga bisa memanfaatkan layanan antar-jemput Lalamove Ride untuk memudahkan perjalanan. Layanan ini sudah hadir di Cirebon dengan armada sepeda motor dan mobil berkapasitas maksimal enam penumpang, cocok untuk perjalanan rombongan saat wisata religi di Cirebon.

Pakai Lalamove Ride di Kota Cirebon Sekarang

FAQ

FAQ
Apa saja tempat wisata religi paling populer di Cirebon?

Beberapa destinasi wisata religi populer di Cirebon antara lain Makam Sunan Gunung Jati, Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Goa Sunyaragi, dan Keraton Kasepuhan.

Kapan waktu terbaik untuk wisata religi di Cirebon?

Waktu terbaik biasanya saat pagi atau sore hari agar suasana lebih nyaman. Jika ingin melihat tradisi budaya khas, Anda bisa datang saat perayaan.

Apakah Makam Sunan Gunung Jati buka setiap hari?

Ya, kawasan Makam Sunan Gunung Jati buka 24 jam dan dapat dikunjungi setiap hari oleh peziarah maupun wisatawan.

Apa daya tarik utama Goa Sunyaragi?

Goa Sunyaragi terkenal dengan arsitektur batu karangnya yang unik menyerupai labirin serta nilai sejarahnya sebagai tempat meditasi keluarga Kesultanan Cirebon.

Apakah Keraton Kasepuhan cocok untuk wisata keluarga?

Cocok. Selain wisata sejarah dan religi, pengunjung juga bisa melihat museum, koleksi peninggalan kerajaan, hingga pertunjukan film sejarah berbasis AI yang menarik untuk keluarga.

Read more