Bahasa Indonesia

Pilih preferensi bahasa anda

  • Bahasa Indonesia
  • English
  • Bagaimana Tren Bisnis Kuliner Pasca Pandemi? Ini 7 Prediksi Perubahannya

    Adanya pandemi membuat pola konsumsi masyarakat berubah, termasuk juga dalam membeli makanan. Restoran dan kafe harus membatasi jumlah pengunjung. Banyak orang pun jadi lebih sering masak di rumah. 

    Perubahan ini jelas menjadi tantangan bagi pelaku bisnis kuliner. Pebisnis harus bisa cepat beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat agar tidak ketinggalan dan tetap relevan. Lalu bagaimana pandemi ini mengubah bisnis kuliner? Berikut 7 prediksinya. 

     

    Tren Makanan Sehat Meningkat

    makanan sehat

    Masyarakat saat ini semakin memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan. Tren makanan organik dan vegan pun terus meningkat. Apalagi dengan adanya pandemi, akan semakin banyak orang yang memilih untuk makan makanan sehat. Makanya mulai bermunculan bisnis-bisnis seperti restoran dan kafe yang menawarkan produk atau makanan organik. 

    Menurut data Kantar, sebanyak 90% masyarakat mulai mencoba mengonsumsi menu makanan sehat selama masa pandemi. Perubahan gaya hidup ini bisa menjadi peluang bagi pelaku bisnis kuliner untuk mengembangkan produk makanan ke depannya. 

    Media Sosial Menjadi Kian Penting

    media sosial bisnis kuliner

    Karena sebagian besar orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, penggunaan internet dan media sosial pun meningkat. Pebisnis khususnya pelaku UMKM dapat memanfaatkan media sosial sebagai saluran komunikasi dan penjualan utamanya. Media sosial memungkinkan bisnis untuk menjangkau konsumen yang lebih luas sekaligus membangun kepercayaan mereka. 

    Dalam usaha makanan, foto atau tampilan visual yang menarik merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan interest target konsumen. Maka itu, buatlah konten yang menarik dan relevan dengan target pasar bisnismu agar bisnismu semakin dikenal. 

    Baca Juga: 6 Tips Foto Produk Makanan yang Instagramable Untuk Bisnis Kuliner

    Makanan Siap Masak

    makanan siap masak

    Berdasarkan riset Nielsen, 49% konsumen mengaku mereka jadi lebih sering masak sejak pandemi. Di sisi lain, banyak orang yang bekerja dari rumah membutuhkan makanan yang dapat dibuat dengan cepat. Dengan perubahan ini, kebutuhan akan makanan siap masak meningkat. Pelaku bisnis kuliner dapat menyesuaikan dengan tren ini dengan cara menjual meal kit atau makanan beku selain menjual makanan yang sudah jadi. 

    Open Kitchen Akan Bermunculan

    open kitchen

    Pandemi membuat masyarakat lebih memperhatikan kesehatan dan kebersihan makanan, termasuk cara makanan tersebut dibuat. Maka itu, konsep open kitchen dimana kegiatan di dapur bisa dilihat langsung oleh pengunjung diperkirakan akan kembali menjadi tren. 

    Open kitchen juga bisa dianggap sebagai komitmen restoran untuk menjamin kebersihan makanan dalam proses pembuatan dan pengolahannya. Sejumlah restoran di Indonesia pun telah menerapkan konsep ini. Melalui konsep open kitchen, restoran dan bisnis kuliner lainnya dapat meningkatkan kepercayaan pengunjung yang datang. 

    Menciptakan Pengalaman di Rumah

    at home experience

    Aturan untuk melakukan physical distancing membuat banyak restoran harus membatasi jumlah pengunjung. Bahkan ada juga yang harus benar-benar menutup layanan dine-in atau makan di tempatnya. Untuk mengatasi ini, sejumlah restoran menawarkan at-home experience atau pengalaman di rumah. 

    Yang dimaksud dengan at-home experience adalah restoran menyediakan layanan privat dimana koki atau pelayan akan datang ke rumah konsumen dan memasak makanan di rumah konsumen tersebut. Dengan demikian, konsumen bisa tetap menikmati suasana makan di restoran tanpa perlu keluar rumah. Biasanya at-home experience memiliki jumlah minimum pembelian. 

    Kemasan Jadi Pertimbangan

    kemasan produk

    Kepedulian masyarakat terhadap kesehatan juga membuat masyarakat lebih peduli terhadap kemasan produk, apalagi kemasan makanan. Menurut riset McKinsey, kemasan sekarang ini menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam membeli suatu produk. Konsumen lebih memilih kemasan yang higienis dan ramah lingkungan. Maka itu, pelaku bisnis kuliner juga harus mempertimbangkan bahan dan bentuk kemasan dalam menjual makanan. 

    Permintaan Pesan-Antar Meningkat

    jasa pengiriman untuk UMKM

    Banyak bisnis kuliner saat ini harus mengalihkan penjualannya ke pesanan online atau layanan pesan antar. Pembelian makanan online pun disebut meningkat drastis yakni sebesar 300% selama pandemi. Tren ini juga diprediksi akan bertahan usai pandemi.

    84% konsumen dalam survei McKinsey menyatakan bahwa mereka berniat untuk menggunakan layanan pengiriman atau pemesanan online dari restoran untuk membeli makanan. Artinya, layanan pengiriman menjadi kian penting bagi bisnis makanan.

    Untuk merespons perubahan akibat pandemi dan menyesuaikan dengan tren ke depannya, pelaku bisnis kuliner perlu melakukan berbagai cara untuk meningkatkan saluran penjualan online-nya serta kapabilitas mereka untuk melakukan pengiriman. Sebagai pengusaha makanan, kamu bisa bekerja sama dengan jasa pengiriman instan untuk mengirimkan makanan ke konsumen dengan cepat dan aman. Lewat jasa pengiriman bisnis kuliner yang terpercaya, kamu bisa meningkatkan kapabilitas dan penjualanmu ke depannya seiring dengan perubahan yang ada. 

     

    Kembangkan Bisnis Kulinermu Bersama Lalamove

    Daftarkan Bisnismu Sekarang

     

    Baca Juga: Bagaimana Cara Memilih Supplier Bahan Baku untuk Bisnis Kuliner?

    Bagikan ini di

    Lalamove

    posting terkait

    Bisnis

    6 Tips Meningkatkan Kualitas Pelayanan dalam Menjalankan Bisnis Online

    September 18, 2020

    6 Tips Meningkatkan Kualitas Pelayanan dalam Menjalankan Bisnis Online

    Menjalankan bisnis termasuk juga bisnis online bukan hanya soal berjualan produk. Di dalamnya ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhitrue

    Baca lebih lajut
    Bisnis

    Tren E-Commerce di Indonesia, Pengiriman Barang Cepat Jadi Ekspektasi

    September 15, 2020

    Tren E-Commerce di Indonesia, Pengiriman Barang Cepat Jadi Ekspektasi

    Pasar e-commerce Indonesia merupakan salah satu pasar dengan pertumbuhan terbesar di Asia Tenggara. Pada tahun 2022, diprediksi nilai pasarnya bisatrue

    Baca lebih lajut
    Bisnis

    Ingin Memulai Usaha Catering, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

    September 10, 2020

    Ingin Memulai Usaha Catering, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

    Usaha catering merupakan salah satu jenis usaha yang memiliki potensial besar dan tidak memerlukan modal yang terlampau banyak. Permintaannya puntrue

    Baca lebih lajut

    KOMENTAR

    Tulisan Terbaru

    6 Tips Meningkatkan Kualitas Pelayanan dalam Menjalankan Bisnis Online
    September 18, 2020
    Pengiriman Lalamove Bantu Omah Wulangreh Kurangi Penggunaan Plastik Sekaligus Hemat Biaya
    September 17, 2020
    Tren E-Commerce di Indonesia, Pengiriman Barang Cepat Jadi Ekspektasi
    September 15, 2020
    Jasa Ekspedisi Berkualitas Dukung Distribusi Makanan Sehat Nutragen dengan Aman
    September 11, 2020
    Ingin Memulai Usaha Catering, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
    September 10, 2020

    BARUSLETTER