Usaha Lancar, Ini Hal yang Perlu Dihindari dalam Operasional Bisnis Catering

featured image

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dihindari dalam operasional bisnis catering agar bisnis catering berjalan dengan lancar.

Memulai bisnis catering memang cukup menjanjikan. Segmennya luas, karena Anda bisa menjangkau kalangan rumah tangga untuk catering harian, sampai event kantor hingga pernikahan. 

Namun, di balik peluang tersebut, operasional bisnis catering bukan tanpa tantangan. Kesalahan kecil bisa berdampak besar bagi bisnis Anda. Ada sejumlah hal yang perlu dihindari dalam operasional bisnis catering agar bisnis Anda bisa bertahan, berikut diantaranya. 

Mengabaikan Kebersihan Makanan

Anda tak bisa ganggu gugat masalah kebersihan dan keamanan makanan dalam bisnis catering. Jangan sampai pelanggan menerima makanan basi atau terkontaminasi yang bisa membuat keracunan. 

Pastikan seluruh proses dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, sampai penyajian mengikuti standar kebersihan yang ketat. Begitupun dengan peralatan dapur harus dalam kondisi bersih. 

Baca juga: Cara Memulai Usaha Katering dan Rincian Modalnya

Tidak Menjaga Konsistensi Rasa dan Porsi

Pelanggan punya ekspektasi tentang rasa dan porsi saat langganan catering. Perubahan rasa atau porsi yang tidak konsisten bisa bikin kecewa, terutama bagi pelanggan langganan atau klien korporat. 

Pastikan memiliki standar resep yang terdokumentasi dengan baik agar kualitas tetap terjaga meskipun dikerjakan oleh tim yang berbeda.

Manajemen Waktu Buruk

Manajemen waktu yang buruk bisa berdampak besar bagi bisnis Anda. Bayangkan bagaimana paniknya pengantin jika catering belum tersedia saat acara sudah mau dimulai. Atau malunya sebuah perusahaan saat harus menjamu client tapi cateringnya telat. 

Kesalahan seperti ini sering terjadi karena persiapan yang terlalu mepet atau kurangnya perhitungan waktu distribusi. 

Selain perencanaan operasional, Anda juga harus antisipasi kendala macet atau cuaca buruk yang bisa mengganggu pengiriman. 

Salah Menghitung Biaya Operasional

Hindari kesalahan fatal ini kalau nggak mau rugi. Banyak bisnis catering terlihat ramai pesanan, tetapi sebenarnya tidak menghasilkan keuntungan yang besar. 

Hal ini terjadi karena salah hitung biaya operasional. Harga jual bikin margin sangat tipis, bahkan merugi. 

Selain biaya bahan baku, Anda perlu memperhitungkan biaya gas, listrik, tenaga kerja, transportasi, kemasan, hingga potensi food waste. Hati-hati juga dalam menentukan harga jual. Pasalnya harga bahan baku makanan kerap naik turun.

Mengabaikan Masukan dan Keluhan Pelanggan

Jangan anggap sepele setiap masukan atau keluhan pelanggan. Hal itu bisa jadi sumber evaluasi yang berharga bagi bisnis Anda. Selalu respons dengan cepat dan solutif setiap ada keluhan agar tidak mengecewakan pelanggan. 

Bergantung pada Satu Supplier

Jangan ketergantungan pada satu pemasok bahan baku untuk bisnis catering Anda. Satu supplier bisa mengalami keterlambatan, kenaikan harga, atau penurunan kualitas yang berdampak pada usaha Anda. 

Miliki beberapa supplier alternatif yang bisa diandalkan. Hal ini membantu menjaga kelancaran operasional bisnis Anda. 

Baca juga: Rahasia Bisnis Catering dan Meal Prep, Hemat Waktu dengan Layanan Pengiriman Terbaik

Mengabaikan Pengiriman

Urusan logistik atau pengiriman jangan dianggap sepele. Logistik jadi penentu experience pelanggan pada bisnis Anda. makanan yang enak sekalipun bisa bikin kecewa kalau datangnya telat, tumpah, atau tidak dalam kondisi layak saji. 

Untuk antisipasi hal tersebut, Anda bisa gabung jadi Mitra Bisnis Lalamove. Lalamove telah dipercaya oleh lebih dari 15.000 pelaku usaha untuk pengiriman yang fleksibel. Hadir dengan pilihan armada yang beragam, Lalamove bisa diorder sesuai kebutuhan bisnis Anda. 

Untuk pengiriman pesanan catering, tersedia armada mobil, van, hingga pick up yang memiliki dimensi sedang. Namun, untuk antar peralatan catering berukuran besar, Anda bisa sewa truk yang punya kapasitas lebih besar. Truk Lalamove tersedia pilihan bak dan box, sehingga bisa dipesan secara fleksibel. 

Sarasa, Percayakan Pengiriman Catering dengan Lalamove

Salah satu Mitra Bisnis Lalamove, Sarasa, mempercayakan urusan pengiriman catering dengan layanan Lalamove sejak 2020. Awalnya, Sarasa hanya mampu melayani sekitar 100 box dalam sehari. Namun, orderannya meningkat hingga bisa melayani lebih dari 1.000 box setiap harinya. 

Karena keterbatasan armada internal, Sarasa mencari layanan pihak ketiga yang bisa diandalkan untuk mengirim produk makanan basah. Sarasa juga mencari layanan yang mampu tiba tepat waktu dan menjaga makanan tetap aman sehingga mempercayakan pengiriman dengan Lalamove. 

Ada beberapa alasan kenapa Sarasa mempercayakan Lalamove: 

  • Armada yang fleksibel karena bisa pilih sepeda motor hingga truk engkel untuk banyak orderan. 

  • Jaminan keamanan saat proses pengiriman. Apalagi Lalamove menyediakan Lalabag yang dirancang khusus untuk produk makanan sehingga kualitas makanan tetap terjaga. 

  • Ada layanan Extra Helper yang membantu dan mempercepat proses bongkar muat. 

  • Prioritas pengiriman karena upgrade ke akun Mitra Bisnis Lalamove. Pesanan bisa tiba lebih cepat, bahkan di jam-jam sibuk sekalipun. 

  • Respon cepat Customer Service saat ada kendala pengiriman. 

  • Kemudahan pengiriman dengan fitur di aplikasi yang membantu tim logistik Sarasa untuk mengatur, menjadwalkan, dan memantau pengiriman secara real time. 

Mitra Bisnis Lalamove

Sarasa menjadi salah satu contoh keterbatasan pengiriman bisa dihindari dengan bermitra bersama Lalamove. Apalagi jangkauan Lalamove luas dan bisa diandalkan untuk pengiriman ke luar kota. 

Jika bisnis Anda membutuhkan mitra pengiriman yang fleksibel, terjangkau dan mengandalkan kualitas pengiriman, bergabung menjadi Mitra Bisnis Lalamove sekarang. Isi form-nya dengan klik link berikut: https://www.lalamove.com/id/business.

Read more